Review Komik Detective Comics #947 (2016)

Di cerita sebelumnya, The Victim Syndicate tanpa diduga justru menyerbu klinik tempat sebelumnya Spoiler berada. Untunglah ada Azrael (Jean-Paul Valley) di sana yang masih bisa menahan mereka hingga Batman dkk datang. Dengan peralatan yang sudah disiapkan BatWing, satu demi satu anggota The Victim Syndicate dapat dilumpuhkan. Namun siapa sangka, di saat terakhir, seseorang mengkonfrontasi Batman. Dan dia adalah Spoiler. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis komik Detective Comics #947 kali ini?

Sinopsis Komik *SPOILER*

“THE VICTIM SYNDICATE” conclusion! Has the First Victim succeeded in dividing and conquering Batman’s team? The final attack will come from someone they’d all put their faith in…

Story: James T Tynion IV
Art: Raúl Fernández (Pencils) / Alvaro Martinez (Inks)
Color: Brad Anderson
Letter: Marilyn Patrizio
Judul Edisi: The Victim Syndicate Finale: The Barve One
Tanggal Rilis: 28 Desember 2016

Dengan aplikasi pada ponsel yang ada di tangannya, Spoiler melumpuhkan satu persatu rekan-rekannya yang mencoba untuk mencegahnya. Dimulai dari BatWing, BatGirl, Clayface, bahkan Orphan, sahabatnya sendiri. The First Victim, yang sempat mengira Spoiler kini berada di pihaknya, tidak luput dari tonjokan Spoiler.

Spoiler yang mengaku berada di pihak kota Gotham kemudian meminta Batman untuk melihat sekeliling, ke bangunan Health Clinic yang sudah hancur lebur karena pertarungan mereka dengan The Victim Syndicate. Meski tidak setuju dengan cara The Victim Syndicate, tapi ia mengamini filosofi mereka, bahwa perbuatan Batman dkk sudah banyak menimbulkan korban penduduk sipil yang tidak berdosa.

“Itu yang KAMU lakukan, Batman!”, timpal The First Victim, “Ini dampak perbuatanmu di dunia. Kamu senang?”

“Tentu saja aku TIDAK SENANG!” respon Batman, “Aku sudah gagal pada masing-masing dari kalian. Aku seharusnya berada di sana untuk menangkap kalian di saat kalian terjatuh. Tapi biarkan aku menyelamatkan kalian SEKARANG. Ku mohon. Ini tidak perlu berlangsung lebih jauh lagi. Aku akan memberikan bantuan yang kalian butuhkan.”

“Itu tidak cukup!” sergah Spoiler.

Ia lantas meminta Batman untuk menghentikan semuanya. Mulai dari mematikan Bat Cave dan Belfry, hingga melepaskan kostumnya dan juga anggota tim Batman yang lain. Jika tidak, Spoiler mengancam akan membuka akses Bat Computer ke publik serta membeberkan identitas mereka semua. Spoiler meyakini bahwa itulah satu-satunya cara untuk menghentikan ‘kekacauan’ yang sudah dibuat Batman dkk.

Sayangnya, tidak ada satu pun yang setuju dengan keinginan Spoiler. BatWing, Clayface, dan Orphan bergantian menyampaikan perasaan mereka yang pro Batman. Di saat itulah Spoiler lengah dan BatGirl berhasil menyerangnya hingga ponselnya terlepas. Spoiler pun segera kabur dan pergi meninggalkan mereka. Sesaat sebelum itu, terlihat air matanya menetes membasahi pipinya.

Tiga hari berlalu. Batman dan BatGirl masih belum bisa mengetahui identitas asli dari The First Victim yang kini ditahan di Arkham Asylum. Batman sendiri memutuskan untuk benar-benar melakukan apa yang disarankan oleh Red Robin sebelum ia ‘meninggal’, yaitu melakukan ekspansi. Ia pun menginstruksikan BatGirl untuk menghubungi Jean-Paul Valley (Azrael) dan Harper Row (Bluebird), sekaligus memintanya untuk berbicara dengan ayahnya.

Sementara itu, di suatu tempat, Tim Drake berhasil membobol pintu tempatnya ditahan. Bergegas ia menerobos keluar sembari mencoba menghubungi rekan-rekannya. Sesaat kemudian ia terhenyak mendapati kenyataan bahwa masih ada pintu-pintu lain di hadapannya.


Oh this is good. Very good read. Sejak edisi sebelumnya mungkin sudah bisa ditebak Spoiler bakal jadi seperti ini, tapi cara menyampaikannya sungguh di luar ekspektasi, much better than expected. Suka juga dengan kemungkinan Azrael dan Bluebird yang bakal bergabung dengan tim Batman, walau untuk Bluebird saya rasa baru akan join setelah 1-2 arc lagi mengingat dia sudah lama memutuskan untuk pensiun.

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply