Review Komik Detective Comics #946 (2016)

Di cerita sebelumnya, Batman meminta BatWoman mengumpulkan anggota tim mereka untuk menjalani sesi konsultasi psikolog bersama Dr. Leslie Thompkins di Belfry. Stephanie Brown (Spoiler) menanggapi dengan emosional dan menyalahkan Batman yang ia anggap sengaja memasukkan mereka ke dalam timnya karena tidak mampu menyelesaikan masalah mereka masing-masing. Tanpa disangka, The Victim Syndicate justru menyerang Thompkins Free Clinic. Jean-Paul Valley (Azrael) yang kebetulan berada di sana mencoba menghadapi mereka. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis dan spoiler komik Batman Detective Comics #946 kali ini?

Sinopsis Komik *SPOILER*

“THE VICTIM SYNDICATE” part four! The Victim Syndicate is taking their message to the streets in an attempt to turn the citizens of Gotham City against Batman and his allies! They can fight villains, but what happens when the whole city turns against them?

Story: James T Tynion IV
Art: Eber Ferreira (Inks) / Eddy Barrows (Pencils)
Color: Adriano Lucas
Letter: Marilyn Patrizio
Judul Edisi: The Victim Syndicate Part Four
Tanggal Rilis: 14 Desember 2016

Tiga bulan yang lalu. Red Robin (Tim Drake) memberitahu rencananya agar Batman membangun tim yang terkoordinasi sehingga mereka bisa membuat kota Gotham menjadi jauh lebih aman daripada sekarang ini. Sebuah tim yang dibangun atas dasar kepercayaan dan kerjasama, bukan ketakutan dan paksaan. Batman yang terbiasa berjuang sendiri memikirkan hal itu dan akhirnya menyetujuinya.

Saat ini. Batman, Batwing, Clayface, dan Orphan tiba di gedung sebelah Thompkins Free Clinic. Batwing menginformasikan bahwa ada pergerakan di setiap lantai. Selain itu terdapat tubuh seseorang yang terluka di Central Hall. Batman segera menginstruksikan anggota timnya untuk masing-masing menangani satu lantai.

Batman menerjang masuk ke salah satu lantai. Ada Azrael di sana, memberitahu bahwa ia sudah berusaha menghadang mereka sebisa mungkin, namun sayang kekuatannya tidak mempan terhadap mereka. Batman pun memintanya untuk pergi dan membantu mengevakuasi pasien-pasien klinik. Sepeninggal Azrael, Batman berteriak memanggil The First Victim (pimpina Victim Syndicate), yang lantas muncul begitu saja di belakangnya. Pasca sedikit basa-basi, ia mulai menyerang Batman.

Harper yang ada di klinik menanyakan kondisi Stephanie. Stephanie memberitahunya bahwa saat ini ia sedang ‘dihukum’ dan tetap di Belfry. Harper tidak mempermasalahkannya dan mengajaknya nanti makan bareng setelah semua ini usai karena ada yang ingin ia bicarakan.

Stephanie sendiri saat itu sedang berada di ruang latihan, bersama dengan AI ciptaan Red Robin yang membentuk wujud Red Robin. Ia menceritakan padanya kejadian sebenarnya saat The First Victim mendatanginya di klinik. Ia ternyata tidak hanya menanyakan kondisinya, melainkan juga menanyakan mengapa ia bertarung bersama Batman. Pertanyaan itu membuat Stephanie menjadi ikut mempertanyakan alasannya untuk terus bertarung di samping Batman.

Sementara itu, dengan menggunakan peralatan yang sudah disiapkan oleh Batwing sebelumnya, satu demi satu anggota The Victim Syndicate dapat dilumpuhkan. Batman dkk kini mengepung First Victim yang sudah terpojok. Tanpa diduga, seseorang datang menyelamatkannya. Seseorang itu adalah Spoiler.


Nice plot twist, walau mungkin sudah bisa ditebak begitu Stephanie menceritakan apa sebenarnya yang terjadi saat The First Victim diam-diam ‘membesuknya’ di klinik. Identitas First Victim sendiri masih belum tertebak dan kini kita disuguhi misteri baru, bagaimana kelanjutan dialog antara Stephanie dengan AI Red Robin, yang kemungkinan besar berpengaruh terhadap keputusannya untuk membantu First Victim. Pertinyiinnyi, sampai seberapa jauh ya kira-kira Stephanie bakal bertindak? Akankah dia berpindah ke dunia gelap dan jadi villain? Layak ditunggu kelanjutannya.

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply