Review Komik Detective Comics #940 (2016)

Di cerita sebelumnya, untuk bisa mencegah pasukan drone melakukan penyerangan, Red Robin melakukan satu-satunya hal yang bisa ia lakukan: mengubah target serangkan mereka ke satu titik, dirinya sendiri. Batman dkk menjadi panik begitu mengetahuinya dan mereka bergegas menuju tempat Robin berniat menghadapi mereka, di atap gedung Belfry. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Mampukah Red Robin mengalahkan pasukan drone tersebut seorang diri? Akankah rekan-rekannya berhasil tiba pada waktunya dan menolongnya? Simak jawabannya di edisi terakhir arc “Rise of The Batmen” berikut ini di sinopsis komik Detective Comics #940.

Sinopsis Komik *SPOILER*

detectivecomics_940

“Rise Of The Batmen” part 7! This epic concludes with a battle against the Colony that will change Batman’s world forever—and in a way you’d never expect! Whether they win or lose, they’ve already lost…

Story: James T Tynion IV
Art: Eber Ferreira (Inks) / Eddy Barrows (Pencils)
Color: Adriano Lucas
Letter: Marilyn Patrizio
Judul Edisi: Rise of The Batmen Part 7
Tanggal Rilis: 14 September 2016

Jacob Kane mndapat laporan mengenai Red Robin yang sudah berhasil mengubah rute pasukan drone hingga menuju ke arahnya. Ia mendamprat Ulysses yang memungkinkan hal tersebut bisa terjadi. Ulysses sendiri hanya mempersiapkan drone tidak bisa dishutdown secara remote dan tidak memperhitungkan bahwa Red Robin bakal senekad itu.

BatWoman tiba-tiba muncul. Ia mengkonfrontasi ayahnya yang ia anggap sudah kelewatan. Jacob berdalih dari awal ia tidak berniat untuk melukai salah satu di antara tim Batman, tapi BatWoman tidak percaya. Ia pun mengabarkan bahwa Batman sudah menceritakan apa yang terjadi pada presiden dan sekarang The Colony sudah dianggap sebagai teroris domestik. Beberapa saat kemudian pasukan A.R.G.U.S. datang menyusul pesawat yang digunakan oleh Jacob dan pasukannya, meminta mereka untuk menyerahkan diri. Mengetahui bahwa markas mereka di bawah tanah juga sudah terkepung, Jacob meminta Ulysses untuk Black Flight Protocol, semacam portal teleport yang akan memindahkan mereka ke sebuah markas rahasia yang terletak nun jauh dari kota Gotham. Sebelum portal diaktifkan, Jacob memberi penawaran pada BatWoman, ikut atau turun.

Pilihan BatWoman sudah jelas. Tapi ia melakukannya dengan cara yang tepat, menabrak Jacob dan mendorongnya hingga keduanya terlempar keluar dari pesawat. Setelah melumpuhkan ayahnya, BatWoman segera berkomunikasi dengan Batman, yang memberitahu bahwa Nightwing sudah berusaha untuk menghubungi Midnighter guna mengatasi masalah portal teleport tersebut, namun ia tidak dapat dihubungi.

Mengetahui bahwa akan ada gelombang serangan kedua dari pasukan drone, Batman segera meminta Red Robin, yang berhasil survived menghadapi pasukan drone pertama, untuk masuk ke dalam Belfry. Ternyata sudah terlambat, karena pada saat itu pasukan drone kedua sudah ada di hadapan Red Robin. Sadar apa yang akan terjadi terhadapnya, Red Robin mengucapkan terima kasih pada Batman, sekaligus titipan permintaan maaf pada Dick (Grayson), Jason (Todd), Damian (Wayne), serta Afred. Tanpa menunggu jawaban Batman, Red Robin memutus hubungan dan beralih ke Stephanie (Spoiler). Ia mengucapkan terima kasih atas perhatiannya dalam beberapa bulan terakhir dan menutupnya dengan ungkapan cinta terhadapnya.

Dan sesaat kemudian pasukan drone menghujani Red Robin dengan tembakan. Semuanya terhenyak. Saat Batman tiba di sana, hanya tersisa tongkat milik Red Robin yang bersimbah darah. Kepada BatWoman yang datang beberapa saat kemudian, Batman memintanya untuk membawa Jacob ke Belfry, karena ia akan berurusan dengannya nanti.

Beberapa waktu kemudian, Spoiler tiba kembali di apartemennya. Ia membuka topengnya dan mulai menangis mengingat kepergian Red Robin. Batman datang tak lama kemudian, berniat untuk menghibur Spoiler dan mengatakan bahwa Red Robin pergi sebagai seorang pahlawan. Kematiannya adalah resiko yang sudah ia ketahui dari awal. Spoiler menjawab bahwa Batman tidak mengerti. Ia lalu menyerahkan surat penerimaan Tim Drake (Red Robin) di Ivy University kepada Batman. Batman membacanya dan terdiam. Tangannya gemetar hingga tak lagi kuat untuk memegang surat itu. Matanya terlihat seperti menangis. Mereka pun akhirnya saling berpelukan untuk menguatkan satu sama lain.

Red Robin tersadar di dalam sebuah tahanan. Sebuah pintu dengan cahay terang tiba-tiba terbuka di hadapannya dan masuklah… Dr. Oz! Ternyata sebelum serangan pasukan drone menghancurkannya, Dr. Oz mengambilnya dari TKP dan membawanya ke markasnya. Ia mengatakan bahwa keberadaan Red Robin terlalu penting bagi yang lain (karena bisa menyatukan mereka) sehingga untuk saat ini ia harus disingkirkan. Sambil melihat sosok Dr. Oz yang pergi meninggalkannya, Red Robin berteriak memastikan bahwa teman-temannya pasti akan datang untuk menyelamatkannya.


Woooowwww. Mungkin ini edisi komik paling nyebelin yang pernah saya baca… Udah sedih-sedih nahan nangis, eh tiba-tiba Red Robin ada lagi. Asemmm 😀 Tapi yang pasti ceritanya top, ending yang bener-bener keren dan tidak terduga. Dr. Oz (Ozymandias dari Watch Men, kah?) ternyata tidak hanya mengamati Superman, melainkan juga Batman dkk. Sepertinya memang dia nih super-villain utama di Rebirth. Yang jelas mestinya masih akan banyak kejutan di Rebirth, mengingat pihak DC Comics sudah mengatakan bahwa Rebirth akan berlangsung selama kurang lebih 3 tahun. Baru 6 bulan pertama aja udah seru bingits euy!

Oh ya, setelah ini akan ada arc crossover “Night of The Monster Men”. Karena crossover, saya akan berusaha me-review semua part yang ada, termasuk yang muncul di seri yang tidak direview rutin di sini, seperti Nightwing (Night of The Monster Men part 2).

Tema artikel yang berhubungan: , , ,  pertarungan red hood.

Reply