Review Komik Detective Comics #939 (2016)

BatWoman dan anggota kelompoknya berhasil menemukan tempat persembunyian The Colony dimana Batman ditawan. Bersatu padu mereka berusaha untuk meloloskan diri dari tempat tersebut. Sebelum pergi, Red Robin sempat meng-hack baju pelindung pasukan The Colony, sehingga butuh waktu bagi Jacob Kane untuk memanfaatkan mereka lagi. Tapi ia tidak jadi kecewa karena Ulysses menawarkan pasukan baru yang ia bangun secara diam-diam: pasukan drone bersenjata canggih. Bagaimanakah cerita selanjutnya? Simak jawabannya di sinopsis (dan spoiler) komik Detective Comics #939 berikut ini ya gaes.

Sinopsis Komik *SPOILER*

detectivecomics_939

“Rise of the Batmen” part six! The full scope of the Colony’s plans, and their mysterious leader, have all been revealed…so what’s it going to take to stop them? Believe us, you are not prepared for the last scene!

Story: James T Tynion IV
Art: Eber Ferreira (Inks) / Eddy Barrows (Pencils)
Color: Adriano Lucas
Letter: Marilyn Patrizio
Judul Edisi: Rise of The Batmen Part Six
Tanggal Rilis: 24 Agustus 2016

Cerita dibuka dengan sedikit flashback saat upcara pemakaman Thomas dan Martha Wayne. Jacob Kane, kakak Martha, menyalahkan Thomas yang pekerjaannya menyerempet bahaya sehingga berujung pada kematian dirinya dan Martha. Sedangkan Kate Kane mencoba menghibur Bruce Wayne, sepupunya, yang larut dalam kesedihan.

Kembali ke masa sekarang, tepatnya di Belfry. Batman dkk tiba di sana. BatWoman minta waktu untuk bicara empat mata dengan Batman, sementara Clayface, yang sempat puyeng melihat kondisi Belfry yang kacau balau akibat diserang oleh The Colony sebelumnya, menjadi terkagum-kagum melihat Red Robin memamerkan fitur Belfry yang memungkinkan markas tersebut untuk pulih sendiri secara otomatis. Bahkan termasuk mengganti kaca-kaca yang pecah tanpa perlu campur tangan siapa pun.

Red Robin lantas bercerita pada Spoiler bahwa ‘grand design’ yang ia ciptakan ini adalah hadiah perpisahan darinya karena beberapa bulan lagi ia akan fokus melakukan penelitian secara full time di Ivy University Special Project Program. Walau demikian, Tim mengaku belum mengatakannya pada Bruce karena khawatir akan mengganggu konsentrasinya. Mendengarnya, Steph balik bertanya, jangan-jangan Tim lebih khawatir akan membuat Batman kecewa. Red Robin tidak menjawabnya.

Sementara itu, BatWoman mengkonfrontasi Batman yang tidak menceritakan kepadanya bahwa ia telah mengetahui jika ayah Kate yang ada di balik semua ini. Ia kecewa karena ketidakjujuran Batman membuatnya merasa tidak punya siapa-siapa lagi. Setelah mengungkapkan alasannya, Batman pun berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Sesaat kemudian, Alfred mengabarkan bahwa jalur telpon khusus yang diminta oleh Batman sebelumnya telah siap. Yang dihubungi oleh Batman ternyata adalah presiden Amerika dan ia pun mulai menjelaskan padanya tentang aksi Kane dan anak buahnya.

Kembali ke Red Robin, yang mulai menyadari bahwa Ulysses sedang persiapan serangan masal terhadap para terduga teroris. Ia pun segera meminta rekan-rekannya yang lain untuk berkumpul. Dari informasi yang berhasil ia peroleh, ada 20 orang terduga teroris di 10 area terpisah yang menjadi target serangan drone. Total ada 600 orang di wilayah sekitar area target, yang diyakini tidak akan dipedulikan nasibnya selama 20 orang terduga teroris yang diinginkan bisa dimusnahkan.

02_08

Batman tetap yakin bahwa orang-orang tersebut, yang dituduh tergabung dalam League of Shadows oleh Kane, tidak bersalah. Ia pun berbagi tugas dengan yang lain untuk mengamankan area-area tersebut sementara Red Robin stand by di depan komputer untuk berusaha me-non-aktifkan pasukan drone tersebut.

Satu demi satu area berhasil diamankan. Melihat itu, Ulysses berniat untuk memfokuskan serangan pada area pertama dimana terdapat Batman dan BatWoman di sana. Kane segera memerintahkan Ulysses untuk beralih ke area kedua karena ia tidak ingin terjadi sesuatu pada anaknya. Ngeh dengan pasukan drone yang mulai berkumpul ke satu titik di area kedua, Batman langsung memberitahu Spoiler yang ada di sana untuk bergegas menyelesaikan tugasnya.

02_14

Sembari membawa penduduk sipil yang ada di sana ke tempat aman, Spoiler yang khawatir ia tidak punya cukup waktu untuk itu mencoba menghubungi Red Robin untuk mengabarkan hal tersebut. Tanpa diduga, Red Robin mengatakan bahwa ia hanya perlu fokus membawa mereka ke tempat aman karena ia sudah berhasil memprogram ulang target pasukan drone. Ke dirinya sendiri.

Sementara Red Robin bersiap menghadapi mereka di atap Belfry, Spoiler yang kaget mendengarnya segera memberitahu Batman, yang lantas menghubungi Alfred dan memintanya segera mengirim BatWing menuju Belfry untuk membantu Red Robin.


Yeah, menjelang akhir arc, cerita mulai nendang. Setelah edisi-edisi awal yang menarik-tapi-biasa-aja (untuk ukuran cerita Batman), Red Robin finally steals the show. Clayface pun masih tetap gokil walau dengan panel pemunculan yang terbatas. Seru!

Reply