Review Komik Detective Comics #938 (2016)

Di cerita Detective Comics #937 lalu, Batman yang tertangkap oleh The Colony berhasil meloloskan diri. Tidak itu saja, ternyata Batman sudah pula mengetahui bahwa pimpinan The Colony adalah Jacob Kane. Sayangnya, meski mencoba melawan, jumlah pasukan The Colony yang terlalu banyak membuat Batman kewalahan. Untunglah di saat genting, BatWoman dkk hadir untuk menyelamatkannya. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa sebenarnya misi dari The Colony? Dan mengapa Jacob Kane mau melakukannya? Simak jawabannya di sinopsis komik Detective Comics #938 berikut ini. Check it out!

Sinopsis Komik *SPOILER*

detectivecomics_938

“Rise of the Batmen” part five! Batman, Batwoman, and the entire team take the fight to the deadly Colony! Those highly trained operatives took the Bat-team apart on their own turf…so how will they fare when the Colony is in its element, with all their weapons trained on our heroes?

Story: James T Tynion IV
Art: Raúl Fernández (Inks) / Alvaro Martinez (Pencils)
Color: Brad Anderson
Letter: Marilyn Patrizio
Judul Edisi: Rise Of The Batmen Part Five
Tanggal Rilis: 10 Agustus 2016

Cerita dibuka dengan flashback ke beberapa tahun lalu, saat Jacob Kane menerima dokumen rahasia mengenai League of Shadows dan Court of Owls, serta wewenang ekstra yang memberikannya tingkat clearance di atas presiden AS. Sebuah pesan tiba-tiba masuk dan ia pun undur diri, untuk menemui anaknya, Kate Kane, yang sempat menghilang. Ternyata ia sedang berada di depan makam ibu dan saudaranya, yang tewas karena ulah teroris. Saat itu pula Kate berjanji untuk menjadi seorang prajurit yang berjuang di samping ayahnya, tak peduli jalan apa yang harus ia tempuh.

Kembali ke saat ini, di markas The Colony, tepatnya 30km sebelah barat kota Gotham dan beberapa kilometer di bawah Fort Richards. Batman, BatWoman, Red Robin, Spoiler, Orphan, dan Clayface sedang bertarung menghadapi pasukan The Colony dan mencari jalan untuk bisa keluar dari tempat tersebut. Batman memerintahkan Red Robin untuk menuju ruang komputer pusat mereka dan mencegah mereka mendapatkan Gothamites. Sementara yang lainnya menangani The Colony, Clayface diminta untuk membuka jalan dan Orphan dikirim untuk mengobrak-abrik musuh yang berjaga di lantai atas.

Meski sempat diganggu oleh Ulysses, anak buah Jacob yang menangani masalah teknologi, Red Robin berhasil memperoleh fakta bahwa misi militer yang dilaksanakan oleh The Colony bukan misi biasa dan jelas tidak mungkin disetujui oleh pemerintah. Ulysses, sebelum kabur melalui lorong rahasia di lantai, sempat mengamini hal tersebut, dan menyatakan bahwa kenyataannya banyak orang jahat di luar yang harus dibasmi dengan cara apa pun.

Tiba-tiba sekelompok prajurit datang dan mengepung Red Robin. Untung, (entah bagaimana caranya) Spoiler sempat mengaktifkan granat yang ada di sabuk mereka sehingga Red Robin dapat lolos dari maut. Ia sekaligus menginformasikan mengenai sebuah terminal di lantai atas yang kemungkinan besar terhubung dengan semua sistem di markas. Dengan bantuan Clayface, mereka berdua bersama dengan Batman dan BatWoman bergegas menuju ke lantai atas, yang ternyata sudah ‘dibersihkan’ oleh Orphan.

03_12

Dalam perjalanan mereka, Red Robin menceritakan temuannya pada yang lain. Demikian pula Batman, yang membeberkan bahwa yang dikejar The Colony adalah League of Shadows, yang dianggap berpotensi untuk mengacaukan kota Gotham (dan kota-kota lainnya) apabila dibiarkan keberadaannya. Batman sendiri tidak yakin bahwa komplotan tersebut benar-benar eksis dan yang ditarget oleh The Colony justru orang-orang yang tidak bersalah.

Setibanya di lantai atas, ternyata Jacob, Ulysses, dan pasukan The Colony telah menanti mereka. Sekali lagi Jacob mencoba untuk mengajak Kate berpindah ke pihaknya, namun Kate tetap menolak. Dengan perasaan sedih, Jacob meminta Ulysses untuk mulai menyerang mereka. Tapi Red Robin yang (ternyata) sudah sempat menghack terminal berhasil mengirimkan nada tinggi ke helm statis milik pasukan The Colony, sehingga mereka pun gagal fokus karena mendengar suara bising di telinganya.

Dengan bom asap, Batman dkk menghilang. Ulysses mengatakan bahwa butuh waktu setidaknya beberapa jam untuk menetralisir ulah Red Robin tersebut. Namun ia juga memberi solusi, sebuah proyek yang telah ia kerjakan secara diam-diam sebelumnya, sekumpulan drone yang telah dipersenjatai dan siap untuk beraksi.


Keren nih. Meski bukan edisi penutup arc, tapi keseruan benar-benar terasa. Masing-masing ‘anggota’ Bat Family menunjukkan kemampuannya. Termasuk Clayface, yang membuktikan bahwa ia memang benar-benar dibutuhkan pada saat ini. Juga banyak dialog dan panel keren yang bikin tersenyum puas. Cuma satu sih yang bikin sedikit berkurang gregetnya kalau menurut saya pribadi… Red Robin kemampuan hackingnya terlalu canggih…

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply