Review Komik Detective Comics #937 (2016)

Jacob Kane, ayah BatWoman, ternyata adalah otak di balik The Colony, komplotan yang menangkap Batman. Mereka bahkan berhasil mengambil alih markas BatWoman dkk dan memaksa mereka untuk kabur meninggalkan tempat tersebut. Kini yang menjadi pertanyaan, dengan Amanda Waller yang bekerjasama dengan Hugo Strange di arc “I Am Gotham” yang saat ini sedang berjalan di seri komik Batman, apakah mungkin tindakan Kane berkaitan dengan misi yang dilakukan oleh Waller? Yang nantinya juga akan berujung pada arc cross-over “The Monster Men”? Kita lihat saja nanti kelanjutannya. Untuk saat ini, selamat menikmati sinopsis komik Detective Comics #937 berikut.

Sinopsis Komik *SPOILER*

detectivecomics_937

“RISE OF THE BATMEN” Chapter Four: In issue #937, Batman’s found his way into the heart of the Colony, the mysterious new organization cutting its way through Gotham City! Unfortunately, now that he’s in he may find there’s no way out!

Story: James T Tynion IV
Art: Raúl Fernández (Inks) / Alvaro Martinez (Pencils)
Color: Brad Anderson
Letter: Marilyn Patrizio
Judul Edisi: Rise of The Batmen Part Four: The Great Escape
Tanggal Rilis: 27 Juli 2016

Pintu keluar rahasia yang digunakan Red Robin dkk ternyata berujung pada jalur kereta bawah tanah yang sudah tidak digunakan lagi. Red Robin sedang merenovasinya agar suatu saat nanti bisa menghubungkan seluruh sudut kota Gotham, dari ujung ke ujung, dalam waktu singkat. Di dalamnya sudah tersedia pod yang bahkan lebih cepat daripada BatMobile. Red Robin juga mengatakan bahwa sesaat sebelum mereka kabur, ia sudah berhasil masuk ke sistem komputer The Colony dan kini telah mengetahui dimana lokasi markas mereka.

Sementara itu, di The Cave, markas The Colony, beberapa orang Batmen sedang memeriksa isi utility belt ketika Batman tiba-tiba bisa membebaskan dirinya. Dengan mudah ia mengalahkan penjaga yang ada. Saat itu seorang teknisi masuk dan meski Batman melumpuhkannya ia tidak terlihat terkejut sama sekali. Namanya adalah Ulysses Hadrian Armstrong. Darinya, Batman mengetahui bahwa pemerintah, atau setidaknya pihak militer, sudah mengamati dirinya sejak Zero Year, dan mengharapkan sosok seperti Batman yang bisa mereka gunakan untuk keperluan militer. Sejak saat itu mereka mengamati pergerakan Batman, menganalisanya, dan memanfaatkannya untuk melatih anggota The Colony, Batmen.

02_12

Saat Batman hendak membawanya pergi, beberapa anggota The Colony kembali hadir. Kali ini termasuk Kane sendiri, yang kiprahnya sebagai bos The Colony ternyata sudah diketahui oleh Batman. Batman juga ternyata sengaja mengajak BatWoman ikut ke dalam teamnya karena ia tidak mau Kate terpengaruh oleh ayahnya. Kane kemudian mengatakan bahwa musuh yang sebenarnya adalah The League of Shadows dan Batman takkan mungkin bisa mengalahkannya tanpa bekerjasama dengan pihak militer. Namun Batman tidak mempercayainya dan menjawab bahwa League of Shadows hanyalah mitos yang diciptakan untuk mengancam pengikut-pengikut Ra’s Al Ghul.

Tiba-tiba BatWoman muncul dan mengatakan bahwa ia telah memilih satu pihak. Dengan satu aba-aba darinya, Red Robin, Spoiler, Clayface, dan Orphan melesat dari belakang dan mulai menyerang The Colony.


Pada akhirnya tidak ada kejutan sama sekali di arc ini. Batman ternyata sudah mengetahui otak di balik The Colony, sementara Red Robin juga dengan mudah dapat masuk ke sistem komputer mereka dan mengetahui lokasi markas The Colony. Yah, memang itulah kehebatan Batman, tapi kalau seperti itu terus, gak seru kan?

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply