Review Komik Detective Comics #935 (2016)

Di cerita sebelumnya, Batman mendapati fakta bahwa ada seseorang yang sedang mengawasi segala gerak-geriknya. Tidak hanya ia saja, melainkan juga pembela kebenaran lain yang ada di kota Gotham. Ia pun mengajak Batwoman berkolaborasi untuk melatih beberapa pahlawan pilihan yang dirasa cocok dan mampu untuk melindungi kota Gotham di masa mendatang. Mereka adalah Red Robin, The Spoiler, Orphan, dan Clayface. Mampukah beberapa bertahan menghadapi latihan berat yang dihidangkan oleh Batwoman? Dapatkah Batman menyelidiki siapa sebenarnya yang sedang berusaha untuk menghabisi mereka? Dan bagaimana dengan Clayface, yang selama ini kita kenal sebagai musuh Batman? Akankah ia berubah menjadi tokoh baik? Langsung cuss deh sinopsis dan spoilernya di bawah ini, gaes!

Sinopsis Komik *SPOILER*

detectivecomics935

Batman and team find themselves in the crosshairs as the villain they’ve begun hunting turns the tables on them. Batman and Batwoman have the skills to survive, but do their young teammates? Is this where hero training ends in tragedy?

Story: James T Tynion IV
Art: Eber Ferreira (Inks) / Eddy Barrows (Pencils)
Color: Adriano Lucas
Letter: Marilyn Patrizio
Judul Edisi: Rise of the Batmen Part Two: Apocalypse Now
Tanggal Rilis: 22 Juni 2016

Batwoman menggunakan “mud room” hasil desain Red Robin dengan memanfaatkan material lumpur milik Clayface untuk menciptakan ruang simulasi pertarungan dan arena latihan bagi keempat ‘muridnya’ (Red Robin, Clayface, The Spoiler, dan Basil). Ia melatih mereka melebihi batas kemampuan mereka, yang hasilnya, meski keempatnya kesal dan mengeluh dengan tingkat kesulitan yang dihadapi, Batwoman berhasil mengetahui hal-hal apa saja yang menjadi kelemahan mereka. Seperti Spoiler yang staminanya kurang, Orphan yang kurang fokus dengan apa yang ada di hadapannya, serta Basil / Clayface yang tidak punya kemampuan apa-apa.

Oh ya, agar tidak bingung, Clayface mendapat gelang khusus yang bisa menahan kemampuannya keluar sehingga ia bisa kembali ke bentuk normalnya sebagai manusia biasa. Info lainnya, pelatihan tidak dilakukan di Batcave, melainkan di Belfry, yang jika dilihat penampilannya, adalah bekas menara lonceng yang sudah disulap menjadi markas super canggih bagi Batwoman dkk.

03_05

Red Robin menemui Batman untuk mempertanyakan metode pelatihan yang digunakan Batwoman. Batman tidak melihat ada yang salah dengan metode tersebut dan mengajak Tim menemui Jean-Paul Valley a.k.a Azrael yang sedang dirawat oleh Dr. Thompkins, yang menginfokan bahwa peralatan medis yang ia miliki tidak terlalu memadai untuk menyembuhkan Azrael. Saat itulah tiba-tiba Jean-Paul tersadar dan mengatakan tentang The Colony sebelum kembali tak sadarkan diri. Sebelum berpisah, Tim menanyakan kepada Batman kenapa ia mengajaknya untuk kembali ke Gotham dan ikut serta dalam ‘operasi’ ini. Bruce menjawabnya dengan mengatakan bahwa di sinilah tempat Tim seharusnya berada (yang sepertinya berkaitan dengan pernyataan Batman di Justice League #51 tentang Tim yang suatu saat nanti bakal menjadi pemimpin Justice League).

03_08

Dalam perjalanan pulang dengan Batmobile, tanpa terlacak oleh radar, ada beberapa kendaraan yang membuntuti dan kemudian menyerang Batman. Ternyata mereka adalah pasukan Batmen dan pengejaran terhadap si manusia kelelawar pun dimulai.


Alur cerita bergerak lambat di Detective Comics #935 ini. Tapi agak terkejut dengan Clayface yang bisa berubah sosok menjadi dirinya sendiri yang asli, Basil, kirain ada tambahan murid Batwoman yang tidak disebutkan di edisi lalu. Aksi kejar-kejaran antara Batman dengan Batmen juga lumayan keren, termasuk artwornya yang mirip adegan film. Tapi tetap berharap semoga di terbitan-terbitan selanjutnya alur ceritanya tidak selambat ini.

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply