Review Komik CatWoman: Election Night #1 (2016)

Beberapa hari lalu Amerika Serikat telah melaksanakan pemilihan presiden mereka ke-45 dan tanpa disangka-sangka Donald Trump yang terpilih, mengalahkan Hillary Clinton. Entah kebetulan atau disengaja, DC Comics menerbitkan komik one-shot CatWoman: Election Night, yang bercerita tentang pemilihan walikota di Gotham City dengan Penguin sebagai salah satu kandidatnya. Uniknya lagi, kandidat yang satu lagi adalah seorang wanita bernama Constantine Hill. Seperti apa ceritanya? Apa hubungan CatWoman dengan mereka berdua? Simak aja deh jalan cerita selengkapnya di sinopsis komik CatWoman: Election Night berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

catwoman_electionnight

It’s mayoral election time in Gotham City, and while the city is up in arms, Catwoman couldn’t care less! But when the candidates get personal, the Feline Fatale decides to get involved—much to the detriment of…well, everyone! This issue contains a special bonus story featuring the return of President Beth Ross from the critically acclaimed PREZ miniseries.

Story: Meredith Finch
Art: Shane Davis (Pencils) / Igor Vitorindo (Artist) / Michele Delecki (Inks)
Color: Gabe Eltaeb
Letter: Pat Brosseau
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 2 November 2016

Beberapa tahun lalu, di sebuah bangunan tempat penampungan anak nakal di Gotham City. Miss Kitty sedang mencari keberadaan kucingnya, Ali, yang menghilang. Ternyata ia sedang asik bermain bersama Selina Kyle di basement. Dua orang temannya tiba-tiba datang, Jamie dan Kelly. Mereka membully Kyle dan berniat untuk menggores wajahnya dengan cutter yang mereka temukan di sana agar tidak ada mau mengadopsi Kyle. Jamie sudah sempat menggores sedikit pipi Kyle, sebelum akhirnya Kyle balik melawan dengan dibantu oleh Ali.

Saat ini. CatWoman (Selina Kyle) sedang melawan seorang penjahat, anak buah Penguin. Ia berhasil mengalahkannya dan membiarkannya pergi begitu saja. Ia pun kembali ke rumah dan beristirahat. Esok paginya, setelah memberi makan kucingnya, Ali, ia membaca koran dan terkejut mendapati berita tentang Penguin yang sore nanti akan mengumumkan secara resmi bahwa ia maju menjadi calon walikota Gotham City. Dengan anak buahnya yang sampai semalam masih berkeliaran di jalan dan berbuat onar, Kyle yakin bahwa Penguin punya agenda tersembunyi.

Dalam konferensi persnya, Penguin membeberkan rencananya untuk melindungi kota Gotham, yaitu dengan membuat tembok tinggi yang indah di sekeliling kota, sehingga tidak ada yang bisa menyerang mereka. Sembari menyindir kandidat lainnya, Constantine Hill, Penguin memastikan bahwa Gotham City membutuhkan seorang pemimpin, bukan seorang wanita.

10 tahun yang lalu. Kelly hilang begitu saja dari tempat Miss Kitty. Polisi yang menginvestigasi menyimpulkan bahwa ia kabur. Miss Kitty heran karena keluarga angkatnya sudah berniat untuk menjemputnya kemarin, tapi polisi yang bertugas mengatakan bahwa pada dasarnya, Kelly, dan anak-anak lain yang ada di sana, adalah anak jalanan.

Masuk ke dalam, Kyle menyatakan bahwa Kelly pantas untuk ‘hilang’, tapi Miss Kitty memarahinya karena baginya semua anak yang ada di sana sama dan ia mencintai mereka semua. Ia juga menambahkan bahwa keluarga angkat yang seharusnya mengadopsi Kelly itu akhirnya mengadopsi Jamie.

Saat ini. Ms. Constantine memberitahu seseorang via telepon bahwa ia tidak akan membiarkan Penguin untuk merobohkan bangunan milik Miss Kitty (untuk dijadikan tembok). Sekretarisnya datang tak lama kemudian, memberitahu akan dimulainya acara union diner serta hasil polling popularitas terbaru yang menunjukkan bahwa Penguin sedikit lebih unggul di atas Ms. Constantine.

Saat Ms. Constantine hendak meninggalkan ruangannya, tiba-tiba lampu ruangan mati dan terdengar suara CatWoman, mempertanyakan sikap Ms. Constantine yang berusaha melindungi bangunan milik warga biasa. CatWoman memiliki firasat bahwa ada sesuatu di balik sikap Ms. Constantine yang terlihat sempurna di muka. Ms. Constantine berdalih bahwa ia tidak punya alasan lain untuk mencegah Penguin membangun tembok selain demi masa depan yang lebih baik. Saat ia menghidupkan lampu, CatWoman sudah menghilang.

Dengan menyamar, CatWoman menyusup masuk ke Iceberg Lounge, markas Penguin, untuk mencari informasi mengenai rencana Penguin. Ia tidak menduga ternyata sudah ada Batman di sana menunggunya. Tiba-tiba sistem keamanan di sana aktif dan mereka berdua terpaksa pergi meninggalkan bangunan. CatWoman memarahi Batman karena sudah menghilangkan kesempatannya untuk mendapatkan petunjuk mengenai rencana Penguin, namun Batman ternyata sudah mendapatkannya terlebih dahulu dan lantas memberikannya pada CatWoman sebelum ia pergi.

CatWoman menemui Miss Kitty, yang ternyata sudah mengetahui bahwa ia adalah Selina Kyle. Sambil minum teh Miss Kitty memberitahunya bahwa ia bukanlah satu-satunya anak yang menjaganya selama ini. Tangannya menunjuk ke arah foto Jamie Allan yang terpajang di mejanya.

Ingatan Kyle kembali, sehari sebelum Kelly hendak diadopsi. Ia sempat bertemu dengan Jamie di basement, dan saat itu Jamie dalam keadaan berlumuran darah. Ia berdalih mesin cuci di basement bocor dan ia terpeleset hingga jarinya terkena paku. Namun saat itu Jamie juga menyatakan bahwa berniat untuk memastikan bahwa besok dialah yang diadopsi. Tidak ingin Miss Kitty besok terkena masalah, Kyle lantas membersihkan darah yang ada di lantai dekat mesin cuci. Ia sempat menemukan cutter yang sama-sama berlumuran darah, namun ia berasumsi itu adalah bekas darahnya saat Jamie menggoresnya. Ia pun menyimpan cutter tersebut kembali ke kotaknya.

Miss Kitty memberitahu Kyle bahwa Jamie, yang kini berganti nama Constantine Hill, beberapa waktu lalu sempat mengunjunginya dan merenovasi basement sebagai tanda terima kasihnya pada Miss Kitty. Saat disinggung soal mesin cuci yang bocor, Miss Kitty dengan yakin menyatakan bahwa mesin cuci yang ada saat ini masih sama dengan yang dulu karena kualitasnya jauh lebih bagus dan tidak pernah sekalipun bocor.

CatWoman akhirnya menyadari apa yang terjadi. Ia segera mendatangi Ms. Constantine, yang saat itu sedang berada di panggung Convention Center bersama Penguin di malam pemilihan walikota. Tanpa basa-basi, CatWoman naik ke panggung dan langsung mengkonfrontasi Ms. Constantine di sana. Entah mengapa, begitu melihat CatWoman, Penguin ikutan kabur meninggalkan TKP. Ms. Constantine sendiri sempat berdalih bahwa ia tidak melakukan hal yang dituduhkan CatWoman, membunuh seseorang. Namun ia keceplosan menyebut nama Kelly, sehingga CatWoman tambah yakin bahwa ialah pelakunya. Tak butuh waktu lama untuk melumpuhkannya setelah itu.

Penguin kemudian ditemukan terikat tidak jauh di luar Convention Center. Di sebelahnya terdapat amplop yang berisi bukti transaksi pembelian tanah (di area rencana tembok) dengan harga di bawah harga pasar karena pemiliknya diancam oleh Penguin dan komplotannya.

Di penghujung halaman, Miss Kitty sedang menonton TV bersama Beth Ross, (calon) presiden dalam seri komik Prez.


First of all, selain cerita utama, ada side story yang secara tidak langsung berhubungan dengan Prez. Namun saya sudah baca berulang-ulang dan tetap saja tidak paham maksud ceritanya, jadi sengaja tidak saya bahas di sini. Untuk cerita Election Night sendiri, meski terasa cukup singkat, tapi saya lumayan suka. Selina Kyle / CatWoman adalah sosok yang ada di area abu-abu, dan kali ini kita disajikan aksinya di wilayah putih. Mungkin pemilihan karakternya untuk one-shot ini terkait dengan aksinya di tim Suicide Squad versi Batman dalam seri Batman baru-baru ini, agar pembaca baru sedikit lebih mengenal karakternya. Yang jelas, satu yang paling saya suka adalah kata-kata CatWoman dalam salah satu narasinya.

I shouldn’t be surprised. No election is complete without a little scandal. But only in Gotham could the choice for major between a conveicted felon and a cold-blooded killer.

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply