Review Komik Batman/Superman #31 (2016)

Di cerita pembuka arc “The Final Days of Superman” sebelumnya, tepatnya pada komik Superman #51, Superman yang menyadari bahwa hidupnya sudah tidak lama lagi memberitahukan keadaannya pada kedua sahabatnya, Lana Lang dan Lois Lane. Namun tidak hanya itu saja masalahnya. Di belahan bumi yang lain, seorang ilmuwan (?) di Cina berusaha untuk mengambil energi milik Superman, sementara itu, seseorang yang terkena sambaran petir tiba-tiba saja mengaku sebagai Superman dan mengeluarkan kekuatan solar flame. Wow. Apa yang sebenarnya terjadi? Tanpa perlu panjang lebar, mari kita simak kelanjutan kisah ini, yang bakal menjadi salah satu pondasi dalam hadirnya DC Rebirth.

Sinopsis Komik *SPOILER*

batmansuperman31

In part two of “The Final Days of Superman,” Superman enlists Batman to help him find Supergirl before he dies. But instead, the World’s Finest team find themselves being hunted by creatures straight out of the Chinese Zodiac, and they are out for the Last Son of Krypton’s blood!

And, the human solar flare who thinks he’s Superman arrives in Metropolis!

Story: Peter J. Tomasi
Art: Jaime Mendoza (Inks) / Doug Mahnke (Pencils)
Color: Wil Quintana
Judul Edisi: The Final Days of Superman Part 2: Dark Discovery
Tanggal Rilis: 13 April 2016

Batman sedang asik bertempur melawan Tusk dan anak buahnya ketika Superman tiba-tiba datang dan menyelesaikan pekerjaannya. Clark lalu mengajak Bruce kembali ke Bat Cave untuk menceritakan apa yang terjadi dengan dirinya. Batman mencoba untuk menawarkan bantuan namun Superman menolak karena ia yakin ‘kanker kryptonite’ ganas yang ada dalam tubuhnya sudah tidak mungkin untuk disembuhkan lagi (baca arc Savage Dawn).

Tujuan Supes menemui Batman ternyata bukan itu saja. Ia meminta Bruce untuk mencari keberadaan Supergirl yang dalam beberapa minggu terakhir tiba-tiba menghilang begitu saja. Sementara itu, di Metropolis, sosok Superman kw mulai beraksi menolong orang-orang yang dalam kesusahan. Namun terkuak fakta bahwa kemampuan super tersebut dapat datang dan pergi begitu saja, dan orang yang dirasuki kekuatan tersebut (masih belum diketahui namanya) tidak (belum?) menyadari apa yang terjadi pada dirinya.

43_09

Malam harinya, Batman bertemu dengan Superman untuk menginformasikan keberadaan Kara di National City. Mendadak datang empat sosok monster menyerang mereka, yang diidentifikasikan oleh Batman sebagai The Four Pillars. Tanpa kesulitan duo pahlawan super kita dapat mengalahkan mereka, yang terus menerus mengucapkan kata ‘Chou Xie’ (yang berarti ‘reward’), walau pada akhirnya mereka ber-harakiri alias meledakkan diri sendiri sebelum sempat diinterogasi lebih lanjut. Anehnya, sebelum melakukan hal tersebut, mereka mengucapkan kata ‘Wei Muqin’ yang berarti ‘ibu’. Sayangnya, karena kurang Aqua dan gagal fokus, Superman tidak menyadari masih ada anggota Four Pillars yang masih hidup, yaitu si naga yang sukses menyerang Clark dengan cakarnya, namun langsung capcus tanpa permisi dengan menggunakan portal teleport.

43_16

Di bagian akhir halaman terlihat Supergirl dalam kondisi tersekap oleh sebuah mesin.


Terus terang saya menyangka bahwa arc ini akan lebih banyak mengedepankan rasa sentimentil, mengingat pahlawan super favorit kita semua, Superman, bakal segera menutup mata. Yah, at least Supes versi New 52. Tapi kombinasi Batman dan Superman memang tidak akan cocok untuk beradegan baper ria, dan saya juga tidak keberatan dengan komposisi pas antara aksi dan drama yang tersaji di edisi Batman/Superman #31 ini. Semoga Tomasi tetap bisa menjaga momentum ini dan menghasilkan kisah akhir Superman yang berkesan.

Tema artikel yang berhubungan: , , , ,

Reply