Review Komik Batman vs. Superman: The Greatest Battle (2015)

Ini memang bukan komik baru, tapi TPB (Trade Paperback) yang dirilis tanggal 8 Desember lalu ini rasanya cucok untuk dibaca pada saat euforia film Batman v Superman: Dawn of Justice masih bergema. “The Greatest Battle” mengumpulkan lima cerita komik yang menyajikan aksi pertarungan (dan kerjasama) antara om Batman melawan om Superman. Yang asik, pencomotan cerita-cerita tersebut bervariasi pengarang (dari Frank Miller hingga Greg Capullo) dan tahunnya (mulai 1986 hingga 2014), sehingga kita tidak hanya merasakan bagaimana si merah dan si biru bertarung (dan bekerjasama) di era modern, melainkan juga di era komik jadul. Seru. Apa saja ceritanya? Bagaimana sinopsisnya? Langsung cuss deh di bawah ini untuk tahu jawabannya 🙂

113_00

The Battle (2003)

Diceritakan, Superman berhasil dikontrol oleh Poison Ivy dan kini Batman bersama dengan Cat Woman harus bekerjasama mengalahkan mereka berdua, tanpa membuat diri mereka terbunuh. Cat Woman sendiri sebelumnya dimanfaatkan oleh Poison Ivy untuk melakukan beberapa kejahatan, sehingga ia punya dendam pribadi dengannya. Pada saat pertarungan final, Batman menghadapi si manusia besi dengan menggunakan cincin bertatahkan batu krypton untuk mengimbangi kekuatan Superman, sedangkan Cat Woman ‘menculik’ Lois Lane dan menjatuhkannya dari atas gedung bertingkat untuk menarik perhatian Superman dan menyadarkannya. Dan memang cara itu berhasil.

Yang bikin cerita ini tambah asik buat disimak, ada adegan ciuman antara Batman dengan Cat Woman, plus kehadiran Krypto, anjing peliharaan Superman yang juga berasal dari planet Krypton. Wajib baca!

“The Battle” diambil dari Batman #612 (2013). Cerita ditulis oleh Jeph Loeb, sementara art digarap oleh Jim Lee, Scott Williams, dan Alex Sinclair.


One Night In Gotham City

Ini adalah cerita awal mula Batman dan Superman bertemu. Aksi Batman yang sedang menginvestigasi keberadaan villain Magpie terganggu oleh hadirnya Superman, yang khusus datang ke Gotham untuk menangkap Batman yang pada masa itu dianggap sebagai penjahat. Tentu, meski baru saling mengenal dan saling mencoba mempelajari karakter masing-masing, pada akhirnya kedua superhero ini berkerjasama menangkap Magpie. Tapi yang menarik adalah ancaman Batman yang bikin Superman merinding: bakal meledakkan bom di penjuru kota Gotham apabila Superman berani menyentuhnya. Faktanya, Batman memang benar menyiapkan bom tersebut, namun ia bawa di dalam sabuknya sendiri.

Yang bikin “One Night In Gotham City” wajib disimak adalah aksi detektif Batman yang di era komik sekarang mungkin sudah mulai jarang terlihat. Cerita ini sendiri diambil dari komik Man of Steel #3 (1986). Cerita ditulis oleh John Byrne dan art dikerjakan oleh John Byrne, Dick Giordano, dan Tom Ziuko. Oh ya, perhatikan baik-baik patung gargoyle yang ada, ada ‘sesuatu’ di sana 😀


Who Would Win?

Dua orang anak (satu dipanggil Gus, satunya lagi entah siapa) sedang berimajinasi apa yang bakal terjadi apabila Superman dan Batman bertarung. Meski cerita kali ini hanya berupa khayalan, tapi adegan pertarungan keduanya cukup epik, bahkan kayaknya bakal seru kalau bener kejadian seperti itu. Bayangkan, mula-mula Superman membawa Batman ke angkasa dengan harapan dapat melemahkannya. Namun yang terjadi, kostum Batman tiba-tiba berubah menjadi armor semacam Iron Man dan dia memanggil bantuan robot raksasa Superman/Batman yang sebelumnya dibuat oleh Toyman. Kejutan selanjutnya, ketika Superman berhasil mengalahkan robot tersebut, ternyata dari dalam robot keluar ribuan kelelawar yang kemudian diperintahkan oleh Batman untuk menutupi matahari! Sangarrrrr!!!!

Selain adegan pertarungan di atas, jangan sampai dilewatkan juga dialog-dialog yang terjadi karena lumayan menghibur. Seperti misalnya ketika kedua anak tersebut mencari alasan kenapa Batman dan Superman akhirnya bisa bertarung. Kisah “Who Would Win?” ini diambil dari komik Superman/Batman #78 (2011). Cerita ditulis oleh Joe & Jack Kelly, sementara art oleh Ed Benes dan Pete Pantazis.


Justice League Part 2

Cerita ini mengisahkan pertemuan pertama Superman dengan Batman, The Flash, dan Green Lantern versi New 52. Kebetulan sudah pernah saya review versi TPB-nya di sini, jadi langsung ke TKP di sebelah itu aja ya untuk detilnya. Untuk info tambahan, “Justice League Part 2” diambil dari Justice League #2 (2011), dimana untuk cerita ditulis oleh Geoff Johns, sedangkan tim art adalah Scott Williams, Jim Lee, dan Alex Sinclair.


Batman: Endgame Part 1 & 2

Ini cerita super keren yang, jika temen-temen pecinta Batman, pasti nyesel kalau dilewatkan. Di sini Batman tidak hanya harus melawan Superman, melainkan juga Wonder Woman, The Flash, dan Aquaman; dimana mereka semua terkena efek racun Joker (yang bisa mengontrol pikiran itu). Untuk menghadapi mereka, Batman menggunakan kostum Justice Buster yang sudah dilengkapi berbagai persenjataan yang khusus didesain untuk menetralisir kekuatan masing-masing anggota Justice League lainnya. Keren! Dan yang lebih keren lagi, Batman tahu bahwa Wonder Woman tidak punya kelemahan, sehingga satu-satunya cara untuk ‘mengalahkannya’ adalah dengan pura-pura mati.

“Batman: Endgame Part 1 & 2” diambil dari komik Batman edisi #35 dan #36 (2014). Cerita ditulis oleh Scott Snyder dan art dikerjakan oleh Greg Capullo, Danny Miki, dan FCO Plascencia.


The Dark Knight Falls

Salah satu kisah alternatif Batman yang banyak dipuja pembacanya. Agak susah untuk memberi sinopsis singkatnya tanpa bercerita secara keseluruhan, jadi saran saya, baca sendiri aja deh, kalau perlu cerita yang lengkap di seri The Dark Knight. Yang jelas, di “The Dark Knight Falls” ini, Batman dibantu oleh Robin versi cewek, Carrie Kelley. Namun yang menarik, ada adegan di komik ini yang mirip dengan di film Batman v Superman, yaitu ketika Superman menyelamatkan dunia dari ledakan nuklir dan membuat dirinya sendiri hancur terkena efek radiasinya. Plus, jarang-jarang loh kita bisa lihat adegan Batman The Dark Knight beneran naik kuda, pas malam-malam pula, hehehe.

“The Dark Knight Falls” diambil dari Batman: The Dark Knight #4 (1986). Cerita ditulis oleh Frank Miller, dengan Klaus Janson dan Lynn Varley yang membantu menangani urusan gambar.


Review keseluruhan langsung disimak di boks bawah yeee.

Tema artikel yang berhubungan: , , ,  komik batmanpacaran parah.

Reply