Review Komik Batman: Europa #1 (2015)

Finally, ada waktu juga untuk nulis tentang komik miniseri Batman: Europa yang super keren ini. Cerita di jagat alternatif yang tidak biasa ini mempertemukan dua musuh bebuyutan, Batman dan Joker, dalam sebuah misi yang mewajibkan mereka untuk berkolaborasi. Memang bukan hal yang aneh karena sudah sering terjadi di kisah-kisah superhero. Antara Superman dan Lex Luthor misalnya. Tapi yang satu ini terasa istimewa dan RUGI jika sampai teman-teman lewatkan. Alasannya? Bisa langsung skip ke bagian bawah untuk alasan yang bebas spoiler. Atau jika butuh alasan lebih bisa ikuti sinopsisnya di bawah ini. Satu petunjuk dari saya, plis plis plis, setidaknya klik pada salah satu gambar screenshot yang ada di bawah. Dijamin GAK AKAN nyesel.

Sinopsis Komik

batmaneuropa1

Superstar artist Jim Lee returns to the Dark Knight with this premiere issue! The impossible has happened and Batman is on the verge of being taken down by an enemy he cannot defeat: a virus for which there is no cure! And the only hope for his salvation is The Joker! Who infected Batman, what does the Clown Prince of Crime know, and how will the Dark Knight get that information? Together, the enemies crisscross Europe, desperate to find answers before time runs out.

Story: Brian Azzarello, Matteo Casali
Art: Giuseppe Camuncoli, Jim Lee
Color: Alex Sinclair
Judul Edisi: 1. Berlin
Tanggal Terbit: 18 November 2015

Cerita dibuka dengan adegan dimana Batman dan Joker dalam kondisi sekarat, saling berlumuran darah. Tidak terlalu jelas apakah kondisi tersebut hasil dari pertarungan keduanya atau hal lain. Yang pasti, cerita kemudian melompat mundur ke momen beberapa hari sebelumnya dimana Batman yang sedang melawan Killer Croc merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan tubuhnya.

Usai mengalahkan Croc dengan susah payah, Bruce Wayne pun bergegas menuju Bat Cave. Terlebih Alfred juga telah menghubunginya dan mengatakan ada situasi darurat di sana. Sesampainya di Bat Cave, Alfred melaporkan bahwa sistem Bat Computer telah terinfeksi oleh virus bernama Colossus. Tidak butuh waktu bagi keduanya untuk menyadari bahwa pesan tersebut disampaikan oleh Bruce. Hal yang tidak beres pada tubuhnya kemungkinan besar berasal dari virus Colossus tersebut dan, sesuai pesan dari Colossus (virus komputer), ia hanya punya waktu satu minggu lagi untuk menemukan obatnya. Virus itu sendiri, berdasarkan analisa Alfred, didesain khusus untuk bereaksi pada DNA Bruce dan menyebar lewat udara. Untungnya, Alfred juga berhasil melacak asal muasal si virus, yaitu Berlin.

60_13

Sesampainya di Berlin, Batman mencoba mencari petunjuk melalui Lemmy Kurstal, seorang penjahat level teri. Dan tanpa diduga, petunjuk demi petunjuk membawa Bruce kepada … Joker! Ya, saat ‘ditemui’ Bruce, Joker sedang menginterogasi seorang wanita bernama Nina. Tanpa diduga, ternyata Joker juga sudah terjangkit virus yang sama seperti yang menyerang Batman. Dan sama halnya dengan Batman, petunjuk membawanya ke Berlin, lebih tepatnya kepada wanita tersebut yang ternyata adalah orang yang telah menghack sistem komputer Batman. Dari Nina, mereka mendapat petunjuk bahwa orang yang menyuruhnya melakukan hal tersebut berada di Prague (Praha).

60_24

Pertemuan dengan Joker tersebut membuat Batman menyadari bahwa siapapun otak di belakang virus tersebut telah memberikan petunjuk yang berbeda namun saling melengkapi pada Batman dan Joker. Dengan demikian, mau tidak mau mereka harus saling bekerjasama untuk mencari pelakunya.

You’re saying.. YOU NEED ME. I’m… TOUCHED


Saya membaca komik Batman: Europa #1 ini tanpa persiapan sebelumnya. Tanpa membaca preview maupun reviewnya terlebih dahulu. Alhasil, ketika lembar-lembar pertama dibuka, saya malah mengira ini adalah behind story atau secret story atau apalah dari cerita pertarungan hidup mati Batman versus Joker di komik Batman #40. Sekedar untuk mengingatkan salah satu momen keren dalam cerita Batman tersebut, ini dia cuplikan komiknya.

p1_16 copy

Jelas saya salah karena Batman: Europa adalah tentang virus mematikan bernama Colossus yang menyerang Batman dan Joker serta memaksa keduanya untuk bekerjasama mencari obat penawarnya. Dan cerita yang sebenarnya telah digagas oleh Jim Lee sejak beberapa tahun lalu ini kemungkinan besar bakal jadi salah satu cerita alternatif keren di dunia Batman. Saya tidak banyak membaca cerita-cerita alternatif Batman, but I’m glad I read this.

rk batmaneuropa1
Batman: Europa #1 (2015)
  • Story
  • Art (Pencil, Ink, Colors)
  • Element of Surprise
  • Recommended Reading
4.9

Review Komik

So far, sebuah cerita yang solid dibalut dengan gambar yang berseni dan berkualitas tinggi. Saya cuma bisa melongo melihat keindahan frame demi frame yang tersaji ketika pertama kali membaca komik ini. Jim Lee rocks! Sayang, dia hanya bakal eksis di edisi perdana ini saja. Dan sayang yang kedua, di beberapa bagian, alur cerita berjalan sangat lambat dan tampak seperti ajang pameran kemampuan menggambar Jim Lee. But overall, this is a MUST READ miniseries, especially for both Batman and Joker’s fans.

Sending
User Review
0 (0 votes)

Leave a Reply