Review Komik Batman Beyond #7 (2015)

Kisah Tim Drake sebagai Batman Beyond berlanjut. Setelah mengalahkan Brother Eye di edisi sebelumnya (lebih tepatnya Inque sih yang ngalahin Eye), kini Tim yang stuck di masa depan harus mengemban tugas sebagai Batman di kota New Gotham, hingga nanti ia menemukan cara untuk kembali ke jamannya. Sebagai satu-satunya kota yang bertahan dari kehancuran selama Eye berkuasa, bagaimana kondisi New Gotham sendiri saat ini? Mampukah Tim mengatasi segala permasalahan yang ada? Bagaimana hubungannya dengan Barbara Gordon maupun adik Terry, Matt McGinnis? Mari kita simak bersama-sama kelanjutan kisahnya, dimulai dari sinopsis Batman Beyond #7 berikut ini. Cuss.

Sinopsis Komik

batmanbeyond7

The sun rises on a new day in BATMAN BEYOND! With the threat of Brother Eye finally gone, Tim Drake is a man lost in time and without a mission. But now that he finally has the opportunity to explore this new Gotham City, he may find it just as dark as ever beneath its shiny new surface. And what Justice League secret does Matt McGinnis think will be unlocked with Green Lantern’s severed hand? Guest artist and FUTURES END veteran Stephen Thompson kicks things off in this prologue to “City of Yesterday”!

Story: Dan Jurgens
Art: Stephen Thompson
Color: Marcelo Maiolo
Judul Edisi: City Of Yesterday: Prologue
Tanggal Terbit: 2 Desember 2015

Hancurnya kostum Batman Beyond saat bertempur melawan Brother Eye memaksa Tim Drake memutar otak untuk mencari bagaimana caranya menciptakan kostum itu kembali. Bantuan dari Barbara Gordon yang punya ingatan super pun tidak terlalu berasa, mengingat segala sesuatu yang berkaitan dengan penciptaan kostum tersebut ada di dalam otak Bruce Wayne. Dan everybody know kalau Bruce bukanlah orang yang suka curhat en sharing.

21_01

Satu fakta yang baru bagi saya (catatan: pada saat ini saya belum membaca kelanjutan seri komik Batman maupun Detective Comics jadi saya tidak tahu apakah info ini baru atau sudah disebutkan sebelumnya di seri Batman lainnya), teknologi yang digunakan pada kostum Batman Beyond ternyata merupakan hasil merger dari teknologi yang digunakan pada kostum robot Batman-nya Jim Gordon dengan teknologi yang dimiliki oleh Wayne Enterprise. Bruce sendiri tidak mempercayai Derek Powers (pemilik Powers Technology, yang menciptakan kostum robot Batman).

Dengan mempertimbangkan fakta di atas, ditambah dengan ingatan Tim terhadap pola pikir Bruce, ia akhirnya berhasil mendapatkan informasi rahasia mengenai kostum Batman Beyond yang dienkripsi oleh Bruce di dalam data-data miliknya. Batman Beyond pun eksis kembali dan langsung mendapat ujian perdana di saat Tim melakukan uji coba. Ujian yang ecek-ecek sih, hanya melawan beberapa anggota gerombolan The Jokerz yang bisa dengan mudah dilumpuhkan menggunakan batarang.

Di tempat lain, Matt McGinnis mengunjungi Krinsky, seorang penjual senjata underground. Ia meminta Krinsky untuk mengidentifikasi asal dari… potongan tangan milik cyborg Green Lantern yang entah ia dapat darimana. Dengan iming-iming potongan tangan cyborg tersebut, Krinsky pun mau menganalisanya dan menyebutkan bahwa asal muasalnya adalah kota Metropolis! Belum sempat Matt mendapat info lebih detil, muncul Rewire (sepertinya salah satu super-villain di dunia Batman Beyond) yang mendadak muncul dan ngamuk-ngamuk sama Krinsky. Melihat situasi makin memanas, Matt pun memutuskan untuk capcus dengan membawa tangan cyborg tersebut.

Kembali ke Tim dan Barbara. Mengetahui bahwa Tim tidak punya tempat tinggal dan selama ini bermalam di Bat Cave (dimana Tim keceplosan bilang kalau di dalam gua banyak hantunya, entah bener ato gak), Barbara pun mengajak Tim untuk sementara waktu tinggal bersamanya. Tim masih ragu untuk menerima ajakan tersebut dan masih akan mempertimbangkannya.

21_18

Tapi masalah Tim bukan hanya itu. Saat ia menuju apartemen Nora untuk menemui Matt, ternyata Matt menghilang. Di halaman penutup terlihat bahwa Matt berada di sebuah puncak bukit dan di bawahnya terhampar seperti bekas kota yang telah mati atau hancur. Juga ada puing-puing pesawat yang terjatuh. Metropolis, kah?


Well, it’s a prologue. Sulit untuk komplain dengan cerita yang tidak menarik dengan judul edisi yang sudah diberi embel-embel sebagai sebuah pengantar. Mungkin yang bakal bikin penasaran adalah bagaimana kelanjutan kisah Matt McGinnis bersama dengan cincin Green Lantern yang saat ini ada di tangannya. Dan jika benar ia menuju Metropolis, apa yang bakal ia temui di sana?

Oh ya, dengan kostum Batman Beyond yang kini diciptakan sendiri oleh Tim (bersama dengan Barbara), semestinya ia sudah memahami cara penggunaannya dengan efektif. Semoga aksi-aksi pertarungan Batman yang jarang menang di arc Brother Eye sebelumnya tidak bakal terulang lagi. Kombinasi Tim dan Barbara yang sama-sama memiliki otak cerdas pun sepertinya bisa menjanjikan sesuatu yang positif di serial komik ini. Semoga sih.

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply