Review Komik Batman Beyond #6 (2015)

Setelah setahun lebih, berakhir sudah arc Futures End di edisi Batman Beyond #6 ini. Siapakah yang akan memenangkan pertarungan akhir antara manusia versus robot? Apa yang ada di rumah yang sebelumnya menjadi properti milik The Court of The Owls yang bermanfaat dalam perang melawan Brother Eye? Bagaimana nasih New Gotham City yang diserbu habis-habisan oleh pasukan cyborg Brother Eye? Bagaimana pula nasib Tim Drake dan ‘jabatan’ sebagai Batman Beyond yang diembannya? Apakah bakal terus berlanjut? Atau? Gak usah penasaran lagi, yuk mari cekidot sinopsisnya di bawah ini.

Sinopsis Komik

batmanbeyond6

His suit’s torn to shreds, his city’s dying, and he’s been up to his neck in Inque and cyborgs since he got thrown into this hellish future! But he’s done being told he’s not Batman, and he’s taking the fight to the moon for humanity’s final showdown with Brother Eye! This is it—the conclusion to the struggle started way back in FUTURES END #0!

Story: Dan Jurgens
Art: Bernard Chang
Color: Marcelo Maiolo
Judul Edisi: Brave New World Part Six
Tanggal Terbit: 11 November 2015

Brother Eye mengetahui bahwa Tim Drake (Batman Beyond) dan Barbara Gordon sedang berada di sebuah rumah yang dibeli oleh Bruce Wayne dan sebelumnya sempat digunakan oleh The Court Of The Owls untuk beraktivitas. Namun ia tidak dapat mengetahui tujuan mereka berada di rumah tersebut. Sehingga ia pun memerintahkan pasukan cyborg-nya untuk berbondong-bondong menyerbu rumah yang bersangkutan.

35_01

Serbuan tersebut memaksa Drake berjaga di depan rumah agar tidak ada satu pun robot yang bisa masuk ke dalamnya, sembari menunggu Barbara menyiapkan ‘sesuatu’ yang ada di dalam rumah. Untungnya kemudian Inque dan Micron datang menggantikannya menghadang serbuah cyborg sehingga Drake bisa masuk menemui Barbara.

Ternyata yang ada di dalam adalah sebuah alat teleport milik JLA yang disimpan oleh Bruce. Ingat bahwa Brother Eye sendiri telah mengambil alih tower satelit milik JLA, sehingga alat teleport tersebut bisa langsung membawa Batman Beyond menemui Brother Eye. Dan itulah yang segera ia lakukan.

Pertarungan final antara Batman Beyond melawan Brother Eye pun dimulai. Drake berhasil menjatuhkan Eye, tapi Eye bangkit kembali dan menghancurkan sebagian dari kostum robot Drake. Di saat terdesak, Drake memanggil bantuan Inque yang ternyata sebelumnya telah bersembunyi di dalam kostum robotnya. Dengan memanfaatkan tubuhnya yang berbentuk liquid atau cairan, Inque merasuk ke dalam setiap bagian tubuh Brother Eye untuk kemudian meledakkannya dari dalam, tanpa bisa dicegah oleh Deanna Clay, anaknya, yang juga ada di TKP.

35_07

Dengan menggunakan teleporter, mereka berdua kembali ke bumi. Menemui Barbara dan Micron. Deanna sempat melampiaskan kekesalannya pada Drake karena telah ‘membunuh’ ibunya, tapi pada akhirnya ia bisa menerima kenyataan yang telah terjadi.


Everybody probably hates how this arc ends. Tapi saya bisa memahaminya. Tim Drake is stil clueless as Batman Beyond dan musuh pertamanya adalah komputer robot super yang telah menguasai 99% dunia serta telah mengalahkan para superhero lainnya. Wajar jika pada akhirnya ia membutuhkan (banyak) bantuan untuk bisa menghabisinya. Dan prediksi saya, karena serial ini masih berlanjut, di edisi-edisi berikutnya kita akan diajak untuk menjadi saksi dari perkembangan Drake dalam mengemban tugasnya sebagai Batman Beyond, baik secara mental maupun kemampuan fisik. However, to be fair, harus diakui bahwa endingnya terlalu garing jika dibandingkan dengan event arc yang telah dibangun sejak FUTURES END #0.

Tema artikel yang berhubungan: , ,  review cerita batman beyond #6.

Reply