Review Komik Batman Beyond #16 *TAMAT* (2016)

Di cerita sebelumnya, Tim Drake dan Matt McGinnis akhirnya mengetahui bahwa Rewire adalah Terry McGinnis yang telah dicuci otak oleh Spellbinder. Permasalahannya, kini Barbara Gordon sudah jatuh ke dalam kendali Spellbinder. Kostum Batman Beyond pun masih tidak berfungsi untuk melawan Rewire. Dengan kemenangan kini sudah di hadapan mata Spellbinder, mampukah Tim membalikkan keadaan? Bagaimana pula dengan Matt yang sedang on the way menuju TKP? Akankah Terry (dan Barbara) mendapatkan kembali ingatannya? Simak jawabannya di jilid terakhir Batman Beyond era Tim Drake berikut ini. Cekidot!

Sinopsis Komik *SPOILER*

batmanbeyond_16

With the threat of Spellbinder behind them, Tim Drake and Terry McGinnis face an uncertain future. It’s time to rebuild New Gotham, but who will wear the mantle of the city’s defender? This is the biggest turning point in the series to date and sets the stage for BATMAN BEYOND: REBIRTH #1, also solicited this month.

Story: Dan Jurgens
Art: Stephen Thompson
Color: Lisa Jackson
Letter: Dave Sharpe
Judul Edisi: Wired For Death Epilogue
Tanggal Rilis: 7 Agustus 2016

Mrs. Shelby a.k.a Spellbinder memerintahkan Rewire a.k.a Terry McGinnis untuk membunuh Batman Beyond a.k.a Tim Drake. Meski sudah dicuci otak, tapi hati nurani Terry tetap tidak bisa melakukan hal tersebut. Spellbinder terus mencoba mendoktrin Terry, tapi Terry tetap menolaknya. Sementara itu, Matt McGinnis sedang dalam perjalanan menuju lokasi pertarungan dengan menggunakan BatMobile. Ia memerintahkan Alfred (sistem komputer) untuk langsung menyerbu masuk ke dalam bangunan penjara, dengan tetap berhati-hati agar serangannya tidak mengenai kakaknya. Perintahnya terbukti tepat karena mereka datang di saat Terry sudah hampir tidak kuat lagi menahan hipnotis Spellbinder dan sudah akan membunuh Tim.

Matt keluar dari pesawat dan mencoba meyakinkan Terry bahwa ia adalah adiknya. Spellbinder tidak tinggal diam dan mengatakan bahwa yang ada di hadapan Terry dan Barbara adalah monster Bat Demon, sehingga keduanya pun segera menyerang Matt. Untung saja kondisi Tim sudah mulai pulih dan ia segera menghajar Spellbinder.

Pukulan demi pukulan yang diterima Spellbinder ternyata mempengaruhi kekuatan kontrol pikirannya terhadap Barbara dan Terry. Sosok Bat Demon yang mereka lihat di Matt sudah mulai menghilang dan di saat Tim menghancurkan senjata bola mata Spellbinder, keduanya pun tersadar. Yang mereka lihat tidak lagi Mrs. Shelby, melainkan Spellbinder.

10_11

Matt berusaha mengingatkan Terry bahwa ia adalah adiknya. Usahanya berhasil dan ingatan Terry kembali pulih. Tim lalu menjelaskan sedikit mengenai Terry yang ternyata belum mati kepada Barbara yang kebingungan melihat keberadaannya. Tak lama mereka berempat pun pergi meninggalkan TKP, kembali ke BatCave untuk membahas segala sesuatu yang sudah terjadi.

Pada akhirnya, Tim yang sedari awal memang merasa tidak nyaman mengenakan kostum Batman Beyond memutuskan untuk menyerahkan kembali posisi tersebut pada Terry. Ia memilih untuk pergi berkelana dan melihat seperti apa dunia di masa depan. Baik Barbara maupun Matt, yang sedikit merasa bersalah karena sempat menolak sosok Tim sebagai pengganti kakaknya, mencoba menahannya. Tapi keputusan Tim sudah bulat. Dengan menggunakan salah satu BatBike, ia pun pergi meninggalkan mereka.

10_17

Esok harinya, di suatu tempat, Tim beristirahat sejenak untuk mengisi tenggorokannya yang kering. Saat melanjutkan perjalanannya, tiba-tiba muncul cahaya terang di hadapannya, yang menarik dirinya dan juga motornya ke dalam. Ia pun menghilang bersama dengan cahaya tersebut.


Sejak mendengar rencana Terry McGinnis bakal kembali menjadi Batman Beyond pasca Rebirth terus terang saya sudah kehilangan selera untuk membaca seri komik ini. Bukan masalah cocok gak cocok, cuma gak demen aja kalo ada karakter yang udah mati terus hidup kembali dengan cara yang (menurut feeling saya pada waktu itu) tidak make sense. Dan memang benar, kisah ‘rebirth’ Terry IMHO benar-benar tidak masuk akal. Pun demikian dengan Tim yang *seharusnya* terlempar kembali ke timeline-nya saat ia masuk ke dalam cahaya.

But overall, saya cukup menikmati seri komik Batman Beyond ini, meski tidak berjalan terlalu lama. Salah satu kekuatan jelas ada pada grafisnya, yang meski tidak perfect tapi punya konsep yang menarik. Dari segi cerita mungkin fifty fifty karena sepertinya lebih ditujukan sebagai penutup arc panjang Brother Eye, jadi harus diakui sudah ada titik-titik kebosanan saat membacanya.

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply