Review Komik Batman #7 (2016)

Akhirnya kita memasuki crossover pertama di era Rebirth. Dan bukan kebetulan jika DC Comics menyelenggarakannya di seri komik Bat-Family. Dua bagian perdananya ada di Batman #7 yang akan direview berikut ini, serta Nightwing #5 yang juga menyusul akan disajikan sinopsisnya. Setelah sebelumnya sempat disinggung-singgung tentang monster men, apa sesungguhnya monster men itu? Siapa otak di balik kemunculannya? Apakah Hugo Strange yang sepertinya merupakan villain utama di dunia Batman pasca Rebirth ini? Atau Bane, yang juga sudah diketahui berhubungan dengan Strange serta Psycho-Pirate di Batman #6 lalu? Mari sama-sama kita temukan jawabannya sinopsis komik Batman #7 di bawah ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

batman_7

“NIGHT OF THE MONSTER MEN” part 1! The first crossover of the “Rebirth” era is here! As a huge storm approaches, Batman, Batwoman, and Nightwing try and prepare Gotham City for the worst, but nothing can prepare them for enormous tall monsters rampaging through the streets! Batman will need all of his allies to unite in order to stop these mad science monsters from tearing their city apart!

Story: Steve Orlando & Tom King
Art: Riley Rossmo
Color: Ivan Plascencia
Letter: Deron Bennett
Judul Edisi: Night Of The Monster Men Part One
Tanggal Rilis: 21 September 2016

Cerita dibuka dengan keadaan di rumah jenazah Tolliver Memorial, dimana beberapa jenazah yang ada di sana secara misterius mengeluarkan darah (atau cairan?) dari kaki mereka. Berpindah ke Batman, ia sedang bersama BatWoman dan Nightwing di atas atap sebuah gedung, mengawasi keadaan kota Gotham. Saat ini sedang terjadi badai yang berpotensi banjir bandang, dan Batman, setelah kehilangan Tim Drake (Red Robin), tidak mau lagi ada satu orang pun yang meninggal. Nightwing mengingatkan bahwa seorang Batman pun tidak akan bisa mengalahkan bencana alam, namun Batman tidak menghiraukannya, dan meminta BatWoman untuk mengumpulkan tim mereka: Spoiler, Orphan, dan Clayface.

Di sebuah tempat bernama The Cauldron, Hugo Strange yang sedang ngegym sambil bugil tiba-tiba mendapat kabar dari Mr. Faison, memberitahu bahwa sekarang sudah tiba waktunya. Ia lantas meletakkan barbel yang sedang ia angkat dan mengecek jamnya. Dan benar, memang sudah tiba waktunya.. bagi jenazah-jenazah yang ada di Tolliver Memorial untuk (lagi-lagi) secara misterius bertransformasi.

“Ini adalah malam terakhir Batman,” ucap Dr. Strange.

Semua anggota tim Batman telah berkumpul. Batman menyuntikkan obat agar Clayface tetap stabil di dalam hujan yang turun dengan deras. Sementara Clayface membelah diri menjadi pasukan polisi Gotham, Batman membeberkan rencananya, untuk mengevakuasi penduduk Gotham ke gua yang ada di Olsen Park. Spoiler dan Orphan akan menangani penduduk di gua, sedang Batman dan yang lainnya membawa penduduk Gotham ke sana.

Tiba-tiba terdengar suara dentuman keras. Alfred mengabarkan bahwa ada sesuatu dalam ukuran besar dan bentuk yang mengerikan sedang mengacau di kota, sesosok monster bertubuh seperti bayi dan berkepala besar. Batman berkoordinasi ulang, membawa BatWoman dan Nightwing bersamanya untuk menghadang monster tersebut, yang muncul dari dalam gedung Tolliver Memorial. Batman memulai serangannya dengan menggunakan BatPlane dan menghujamkannya ke tubuh monster, lalu menutupnya dengan meledakkan monster tersebut. Usahanya berhasil.

01_14

Sementara itu, banjir sudah mulai menggenangi wilayah Old Gotham. Clayface dkk semakin mempercepat proses evakuasi penduduk Gotham. Sedangkan Batman dan yang lainnya mengumpulkan data dan DNA monster untuk dianalisa di BatCave oleh Duke dan Alfred. Dan hasilnya mengejutkan dimana DNA monster tersebut teridentifikasi sebagai DNA manusia yang termodikasi. Terlebih, manusia yang dimaksud ternyata adalah Robert Castro, orang yang mati bunuh diri di depan Jim Gordon (baca Batman #2) beberapa waktu lalu. Mendengarnya, Batman menjadi yakin bahwa Hugo Strange adalah otak pelaku kejahatan kali ini.

Tiba-tiba kembali terdengar dentuman keras dan “monster men” yang kedua muncul…


So far so good, cuman IMHO yang bikin gak seru belum apa-apa Batman sudah langsung tahu pelakunya adalah Hugo Strange. Dibikin ntar ntar kek. Di sisi lain, sekali lagi Clayface menunjukkan kekerenannya. Meski hanya tampil sekilas, tapi prosesnya membelah diri keren banget. Ngedukung banget lah pokoknya ini Clayface tetep gabung di Bat team.

Tema artikel yang berhubungan: , ,  komik dianalisa monster.

Reply