Review Komik Batman #28-#32 (2017)

Setelah sekian lama absen, balik lagi yuk ke review-review komik barat. Sebagai pembuka, mari kita selesaikan dulu sinopsis komik arc “The War of Jokes and Riddles” yang ada di serial komik Batman. Terakhir, di Batman #27, diceritakan tentang asal mula karakter Charlie Brown yang berubah menjadi villain Kite Man pasca anak laki-lakinya dibunuh oleh The Riddler. Untuk membalaskan dendanmnya, ia pun masuk ke kubu Joker. Nah, bagaimana kelanjutan arc ini hingga akhir? Simak deh sinopsis singkat 5 edisi sekaligus dari Batman, mulai seri #28 hingga #32. Cekidot!

Sinopsis Batman #28

“THE WAR OF JOKES AND RIDDLES” part four! War is hell. Unless it’s in Gotham City, where it’s so much worse. The clash between The Joker and the Riddler continues to escalate, with the rest of the city’s villains picking sides and joining in. In the midst of the battle, Batman must try to save whoever he can while knowing he will forever be haunted by those he can’t.

Story: Tom King
Arts: Mikel Janin (Pencils) / Hugo Petrus, Mikel Janin (Inks)
Color: June Chung
Letter: Clayton Cowles
Judul Edisi: The War of Jokes & Riddles Part 3
Tanggal Rilis: 2 Agustus 2017

Dalam kesempatan yang berdekatan, kubu Riddler dan Joker bergantian membawa Jim Gordon menemui mereka dan memintanya untuk menyerahkan Batman pada mereka. Tentu saja Gordon tidak melakukannya. Merespon hal tersebut, Riddler mengirim Deathstroke untuk membunuh Batman, sementara Joker — yang mengetahui rencana Riddler tersebut — mengirimkan Deadshot untuk melakukan hal yang sama.

Pertempuran di antara keduanya pun tidak terelakkan lagi. Dan lagi-lagi, dalam perseteruan sengit yang berlangsung selama 5 hari berturut-turut, tidak sedikit warga sipil yang menjadi korban. Batman akhirnya turun tangan dan melumpuhkan keduanya sekaligus.

Sinopsis Batman #29

“THE WAR OF JOKES AND RIDDLES” part four ! Batman has done his best to keep the peace, but with neither faction backing down, he may have to choose the lesser of two evils if he wants the violence to end. Will Batman embrace the murderous anarchy of The Joker or the bloody fascism of the Riddler? If he wants to win, he’ll have to choose a side-and either way, he loses.

Story: Tom King
Arts: Mikel Janin (Pencils) / Hugo Petrus, Mikel Janin (Inks)
Color: June Chung
Letter: Clayton Cowles
Judul Edisi: The War of Jokes & Riddles Part 4
Tanggal Rilis: 16 Agustus 2017

Bruce Wayne mengundang Joker dan Riddler untuk makan malam di rumahnya. Keduanya datang bersama pengikut masing-masing. Pada kesempatan itu, Bruce mengutarakan niatnya untuk membantu salah satu di antara mereka dengan menyumbang uang 1 juta dolar. Ia beralasan agar Batman cepat tertangkap, perang segera usai, dan Gotham City bisa kembali tenang. Syaratnya, baik Joker maupun Riddler harus mengungkapkan motivasi mereka untuk membunuh Batman.

Malam harinya, setelah dinner berakhir ‘sukses’ tanpa pertumpahan darah, Bruce memberitahu Alfred bahwa ia sudah memutuskan pihak mana yang akan ia bantu.

Sinopsis Batman #30

“THE BALLAD OF KITE MAN” part two! In our second “War of Jokes and Riddles” interlude, it’s the making of a super-villain! He’s been pushed by Batman to snitch on The Joker, and cajoled by The Joker to betray Batman-now, the flunky who would be Kite Man finally snaps. He’s lost everything, and a life of crime is the only way to go.

Story: Tom King
Arts: Clay Mann (Pencils) / Seth Mann (Inks)
Color: Jordie Bellaire
Letter: Clayton Cowles
Judul Edisi: The War of Jokes & Riddles Interlude: The Ballad of Kite Man Part 2
Tanggal Rilis: 6 September 2017

Kite Man yang menjadi pengikut Joker berkali-kali gagal dalam usahanya menyerang kelompok The Riddler seperti yang diperintahkan Joker. Tidak hanya dikalahkan oleh pengikut Riddler, Batman pun terlihat berada di pihak Riddler. Satu per satu rekan Kite Man di kubu Joker berhasil dilumpuhkan.

Dengan kubu Joker yang semakin terdesak, Riddler mengintimidasi Kite Man untuk menjadi mata-matanya dan berpura-pura menjadi orang kepercayaan Joker yang tersisa.

Sinopsis Batman #31

“THE WAR OF JOKES AND RIDDLES” part five! It’s tough to beat the two biggest puzzlemakers in the world at their own game, and Batman’s gambits have only pulled him deeper into the moral quagmire where the Riddler and The Joker do their dirty work. All of Gotham City hangs in the balance as Batman faces the ultimate conundrum: are brainteasers better than belly laughs?

Story: Tom King
Arts: Mikel Janin (Pencils, Inks)
Color: June Chung
Letter: Clayton Cowles
Judul Edisi: The War of Jokes & Riddles Part 5
Tanggal Rilis: 20 September 2017

Kite Man membocorkan tempat persembunyian Joker pada Riddler dan Batman, lantai 73 sebuah gedung bertingkat. Dengan bantuan Cat Woman, Batman dan Riddler mengetahui bahwa satu-satunya jalan masuk adalah melalui jendela. Batman berniat mengajak Riddler sendiri untuk menghadapi Joker, namun Riddler berkeras untuk membawa serta pasukannya. Untunglah berkat layang-layang milik Kite Man, para pengikut Riddler bisa ikut serta dalam penyerbuan tersebut.

Setibanya di sana, tanpa disangka oleh Riddler, Batman memberi aba-aba pada Kite Man. Aba-aba untuk mengaktifkan teknologi tersembunyi dalam layang-layang yang digunakan oleh anak buah Riddler sehingga mereka semua terhempas keluar dari gedung. Tidak butuh waktu lama bagi Riddler untuk melumpuhkan Kite Man yang telah mengkhianatinya. Kini tinggal Batman, Joker, dan Riddler, bersiap untuk pertarungan akhir di antara mereka.

Sinopsis Batman #32

“THE WAR OF JOKES AND RIDDLES” finale! This is the finale everyone will be talking about for years to come! In BATMAN #24, we gave you the question; in BATMAN #32, you get the answer. As the Riddler and The Joker desperately fight for supremacy in Gotham City, Batman reveals how far he had to go to end the war. Now, knowing Batman’s greatest sin, Catwoman must make her decision: Will she marry Batman?

Story: Tom King
Arts: Mikel Janin (Pencils, Inks)
Color: June Chung
Letter: Clayton Cowles
Judul Edisi: The War of Jokes & Riddles Part 6 (FINALE)
Tanggal Rilis: 4 Oktober 2017

Joker dan Riddler menyerang Batman bersamaan. Namun kali ini mudah bagi Batman untuk melumpuhkan keduanya. Dalam kondisi sudah menyerah kalah, Riddler mempertanyakan mengapa Joker tidak tertawa melihatnya dipermalukan oleh seorang Kite Man, yang sedari awal ternyata sudah ia persiapkan untuk membantunya mengalahkan Joker.

Riddler melanjutkan bahwa sebenarnya ia lebih peduli untuk mengalahkan Joker dan memecahkan ‘misteri’ di balik sosok Joker ketimbang mengalahkan Batman. Perang yang ia lakukan pun semata hanya untuk melawan Joker. Batman yang sedari tadi terdiam mendengarkan ucapan Riddler tanpa disangka mengambil pisau milik Joker yang ada di meja dan menusukkannya ke arah mulut Riddler. Tanpa disangka pula, Joker menahannya dengan tangan kirinya, dan mulai tertawa.

Belakangan, saat Batman menanyakan alasan Joker melakukan hal tersebut, Joker memberitahunya bahwa suatu saat Batman akan mengerti apabila ia sudah tahu perbedaan antara jokes (candaan) dan riddler (teka teki).

Usai menceritakan peristiwa tersebut, Bruce yang menganggap dirinya sebenarnya tidak ada bedanya dengan para penjahat yang pernah ia hadapi, mempersilahkan Selina Kyle (Cat Woman) untuk mempertimbangkan apakah ia hendak menerima cinta darinya atau tidak. Tanpa berpikir panjang, dengan tersenyum Selina menyampaikan pendapatnya, bahwa tidak ada yang peduli perbedaan antara jokes dan riddler. Ia meyakinkan Bruce untuk tetap menjadi dirinya sendiri dan tidak usah mempedulikan pendapat orang lain. Apa yang telah terjadi di belakang adalah masa lalu mereka masing-masing.

Mendengar jawaban Selina, Bruce mengulang kembali pertanyaannya sebelumnya (dari Batman #24).

“Will you marry me?” tanya Bruce.

“Yes”, jawab Selina sembari meneteskan air mata.


Endingnya lumayan mengagetkan. Saya kira ‘dosa terbesar’ yang dimaksud oleh Batman adalah mengenai banyaknya warga sipil yang tewas akibat pertempuran Joker dan Riddler. Namun ternyata justru tentang dirinya yang sempat tidak bisa mengendalikan emosi saat mendengar perkataan Riddler. Tapi seperti diungkapkan oleh Selina, untuk saat ini saya tidak terlalu peduli mengenai hal tersebut dan lebih ingin mendengar respon Selina terhadap lamaran Bruce. Dan yes, jawabannya sesuai dengan yang saya harapkan.

Semoga bisa lanjut sampai ke jenjang pernikahan dan bisa menjadi keluarga yang samawa ^_^

Reply