Review Komik Batman #1 (2016)

Yah, saya jarang me-review komik Batman di Curcol.Co. Bukan apa-apa, arc yang berhubungan dengan Batman biasanya banyak cross-overnya, takut kewalahan sendiri ntar kalau harus me-review satu-persatu. Tapi entah kenapa, gara-gara habis baca Justice League #51 dan nemu adegan terakhirnya, dimana Batman bilang ke Dick Grayson yang saat itu masih berjubah Robin (baca sejarah evolusi Nightwing sekalian ya) kalau dia (Robin) suatu saat bakal jadi PEMIMPIN Justice League, langsung merinding dan mencoba membulatkan tekad untuk ngikutin seri komik yang berkaitan dengan Batman / Robin / Nightwing sekaligus bikin reviewnya di sini. Semoga istiqomah 😀

Robin bakal jadi pemimpin JL?

Robin bakal jadi pemimpin JL?

Eniwei, pasca Rebirth, penomeran seri komik Batman dimulai lagi dari nol satu. Ceritanya saya pikir bakal melanjutkan tentang pasukan Batmen (baca Detective Comics #934) tapi ternyata tidak. Malah ada karakter baru pula. Penasaran, kan? Yuk simak sinopsis dari komik Batman #1 berikut.

Sinopsis Komik *SPOILER*

batman_1

“I AM GOTHAM” Chapter One

No one has ever stopped the Caped Crusader. Not The Joker. Not Two-Face. Not even the entire Justice League. But how does Batman confront a new hero who wants to save the city from the Dark Knight?

Story: Tom King
Art: Matt Banning (Inks) / David Finch (Pencils)
Color: Jordie Bellaire
Letter: John Workman
Judul Edisi: I Am Gotham
Tanggal Rilis: 15 Juni 2016

Komisaris Gordon dan Batman sedang bertemu di atap gedung, membahas tentang pencurian tiga air missile ketika (sepertinya) salah satu di antaranya ditembakkan mengarah ke sebuah pesawat udara sipil yang menuju Gotham. Batman segera bertindak, terlebih setelah Alfred menginformasikan bahwa jika dibiarkan, pesawat akan terjatuh dalam waktu 6 menit lagi, di Gotham Square yang saat itu sedang rame-ramenya.

Batman meminta Alfred meminta Justice League, terutama Green Lantern dan Superman, sementara ia dengan menggunakan BatMobile (yang bikin langsung kebayang ama Ultimate Batmobile) dan bantuan navigasi dari Duke Thomas bergerak mendekati titik jatuhnya pesawat. Beberapa saat kemudian Alfred mengabarkan bahwa tidak ada anggota Justice League yang sedang standby, sehingga Batman pun memutuskan untuk bersolo aksi, dimulai dengan adegan keren menerjangkan mobil ke pembatas jembatan lalu menggunakan pelontar kursi untuk membawanya nemplok di pesawat!

04_08

Dengan menggunakan perangkat jet portabel dari kursi pelontar sebelumnya serta peralatan lain miliknya, Batman mencoba mengontrol pergerakan pesawat dan mengubah sudut jatuhnya sehingga menjauh dari Gotham Square. Masalahnya, untuk bisa benar-benar menyelamatkan pesawat tersebut, Batman harus tetap berada di sana. Dan tentu saja, itu yang ia lakukan, sembari memberikan beberapa wasiat kepada Alfred. Salah satunya adalah untuk menjadikan Dick Grayson guru bagi Duke Thomas selanjutnya, seandainya ia masih tetap berkenan untuk belajar.

04_14

Detik-detik terakhir pesawat mendarat di air, dua orang secara mendadak muncul dari bawah dan menstabilkan pendaratan pesawat. Mereka menamakan dirinya Gotham dan Gotham Girl. Sementara itu, di sebuah atap bangunan, terlihat sosok seseorang yang mengawasi aksi Batman, dengan di sebelahnya terdapat tubuh seseorang yang baru saja melontarkan misil tersebut dalam keadaan mati. Ada logo Cobra di pelontar misil miliknya.


Oke, saya tidak punya masalah dengan ceritanya, apalagi dialog Alred dan Batman yang super touching, tapi apa DC sudah kehabisan ide nama karakter, sampai memberi nama Gotham dan Gotham Girl yang terkesan cupu banget. Kenapa gak sekalian aja dinamai abang Gotham dan dedek Gotham?

Tema artikel yang berhubungan: , ,

2 Comments - Add Comment

Reply