Review Komik Action Comics #992 (2017)

Di arc sebelumnya, “The Oz Effect“, kita akhirnya mengetahui bahwa Jor-El adalah sosok sebenarnya di balik Mr. Oz. Yang kini menjadi pertanyaan adalah cahaya biru yang menyebabkan Jor-El bertindak seperti itu dan juga pada akhirnya membawa Jor-El menghilang. Apakah benar itu Dr. Manhattan? Lalu bagaimana dengan Superman sendiri? Sudahkah ia 100% percaya semua pernyataan Jor-El? Termasuk juga pendapatnya tentang umat manusia yang sudah tidak mungkin diselamatkan lagi? Dalam beberapa edisi Action Comics ke depan, semua itu kabarnya akan dibahas. Tapi untuk saat ini, simak dulu deh sinopsis Action Comics #992 dalam arc berjudul “The Oz Effect Aftermath”. Cekidot!

Sinopsis Komik *SPOILER*

“AFTER EFFECTS”! Crippled by the events of “The Oz Effect,” Superman struggles to regain a sense of hope for humanity. As a strange new threat brews in the background, a faithless Son of both Krypton and Earth must make a choice: stay and fight for his adoptive homeworld, or answer a call from the stars.

Story: Dan Jurgens, Rob Williams
Art: Will Conrad
Color: Hi-Fi
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: The Oz Effect Aftermath: Aftereffect
Tanggal Rilis: 22 November

Pasca kejadian sebelumnya, Superman ternyata terus dihinggapi rasa bimbang. Di Fortress of Solitude, ia mencoba mengkonfirmasi kembali pada Kelex apakah Mr. Oz benar adalah Jor-El. Dan ternyata benar.

Tak lama Batman (Bruce Wayne) muncul, mengaku khawatir dengan kondisi Superman. Awalnya Superman pesimis Bruce dapat membantunya, namun Bruce menyatakan bahwa ia juga baru saja mengalami hal serupa dengan Superman, tiba-tiba bertemu kembali dengan ayahnya yang ia sangka sudah meninggal (baca: The Button).

Bruce memberitahu Superman bahwa ada seseorang yang telah mengacaukan waktu. Belum sempat Superman mendengar, pendengaran supernya terlebih dahulu mendeteksi adanya insiden di suatu tempat. Ia pun bergegas pergi meninggalkan Batman untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Insiden yang dimaksud ternyata justru membuat Superman makin bimbang dengan pernyataan ayahnya mengenai umat manusia. Menemui di Lois Lane di rooftop, Lois berusaha untuk menguatkannya. Di saat itulah Green Lantern (Hal Jordan) menghubunginya. Ia mengajak Superman menemuinya di MOGO karena mereka sudah berhasil menemukan apa yang diminta oleh Superman.

Di MOGO, Tomar-Re menunjukkan rekaman video planet Krypton pada saat meledak. Superman sengaja meminta rekaman tersebut untuk memastikan bahwa ia adalah satu-satunya penduduk Krypton yang selamat. Anehnya, rekaman tersebut ternyata rusak dan tidak bisa ditonton hingga usai. Hal tersebut membuat Superman yakin bahwa ada pihak lain yang telah mengacaukan waktu.

Malam harinya, diam-diam Superman mendatangi Justice League Watchtower dan menggunakan Cosmic Treadmill milik The Flash untuk kembali ke masa lalu. Tepatnya ke masa dimana planet Krypton meledak.

Sedetik setelah Superman terlempar ke masa lalu, Booster Gold muncul. Skeets, robot miliknya, menyatakan bahwa mereka telah terlambat mencegah Superman kembali ke masa lalu dan kini keseluruhan lini masa terancam hancur.


Saya baru tahu jika Cosmic Treadmill bisa digunakan oleh orang selain The Flash (atau karakter lain yang memiliki kemampuan Speed Force), karena setahu saya, alat tersebut hanya bisa berfungsi dengan energi dari Speed Force. Mungkin Dan Jurgens lupa atau bagaimana, tapi sebetulnya bakal lebih seru kalau Superman pergi ke masa lalu dengan ditemani The Flash. Jarang-jarang kan mereka hangout bersama?

Berhubung tidak mengikuti serial Booster Gold, jadi penasaran dengan pernyataan Skeets mengenai lini masa yang terancam hancur. Apa yang sebenarnya bakal terjadi apabila Superman pergi ke masa lalu?

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply