Review Komik Action Comics #987-#991 (2017)

Setelah kemarin dibahas mengenai arc “Only Human“, kini kita masuk ke arc yang paling ditunggu-tunggu, “The Oz Effect”. Sesuai judulnya, misteri mengenai sosok Mr. Oz bakal dibahas tuntas di arc yang ada di seri komik Action Comics edisi #987 hingga #991 ini. Siapakah sebenarnya Mr. Oz? Apa sebenarnya tujuannya selama ini? Apakah ada hubungannya dengan Watchmen, atau lebih detilnya, apakah benar ia adalah Ozymandias seperti yang banyak diduga pembaca komik lainnya? Simak deh jawabannya di sinopsis komik Action Comics #987-#991 berikut ini.

Sinopsis Action Comics #987

“THE OZ EFFECT” part one! The agents of the mysterious Mr. Oz begin to move as the Man of Steel works to stop the chaos they unleash in Metropolis and across the globe. But when Mr. Oz steps from the shadows his identity rocks the Last Son of Krypton to his core. The story that began in DC Universe: Rebirth #1 begins to end here!

Story: Dan Jurgens
Art: Viktor Bognanovic (Pencils) / Jonathan Glapion, Jay Leisten, Bogdanovic (Inks)
Color: Mike Spicer
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: The Oz Effect Part One
Tanggal Rilis: 13 September 2017

Mr. Oz muncul di A.R.G.U.S. Weaponization Center, di sebuah ruangan tempat Metallo ditahan. Setelah memperkenalkan diri, ia menyatakan berniat untuk membantu Metallo. Tanpa disangka, Mr. Oz bukannya membantu Metallo lolos dari tahanan, melainkan membantu menghilangkan siksaan yang ia alami dengan cara mengambil batu krypton yang menjadi sumber energi kehidupan Metallo.

Di Metropolis, Superman membantu menyelamatkan vaksin cacar yang sempat terjatuh ke sungai dan membawanya ke negara Logamba, dimana dokter dan relawan di sana sudah menunggu untuk menyembuhkan penduduk di sana yang terserang penyakit tersebut.

Sementara itu, Jonathan ikut dengan ibunya, Lois Lane, ke Daily Planet. Superman / Clark Kent menemui mereka tak lama kemudian. Saat hendak pergi makan siang bersama, berita tentang adanya insiden muncul bertubi-tubi. Mau tidak mau Superman pun meninggalkan mereka dan bergegas menunaikan tugasnya.

Mulai dari insiden penyekapan, karamnya kapal tanker, narapidana yang mengambil alih penjara, hingga pembunuhan badak bercula satu. Sayangnya, tidak mungkin bagi Superman untuk menyelamatkan mereka semua. Dan yang paling membuatnya terpukul adalah saat mengetahui orang-orang di Logamba yang barusan ia bawakan vaksin telah tewas, dibantai oleh pasukan pemberontak yang hendak menjual kembali vaksin tersebut ke pasar gelap dan menggunakan uangnya untuk membeli senjata.

Belum lagi pulih syoknya, serangan misil dari kubu militer menghujani wilayah perkampungan Logamba. Disusul dengan bom balasan dari kubu pemberontak. Di tengah-tengah keterpurukan Superman melihat ulah manusia yang saling membunuh, Mr. Oz muncul di hadapannya dan mengajaknya berbicara empat mata.

Dalam sekejab Mr. Oz membawa Superman ke Fortress of Solitude. Terang-terangan ia mengaku telah ikut bertanggung jawab atas segala insiden yang ada, dengan memberi mereka pilihan untuk berbuat baik atau jahat. Faktanya, semuanya memilih untuk saling menghancurkan. Sesuai dengan sifat manusia.

Penjelasan itu membuat Superman mempertanyakan apakah Mr. Oz bukan manusia sama seperti yang lain. Mr. Oz menjawab bukan, setidaknya bukan berasal dari bumi. Karena ia adalah orang yang menyesal telah mengirim Kal-El alias Superman ke bumi. Ia adalah Jor-El alias ayah kandung Superman!

Sinopsis Action Comics #988

“THE OZ EFFECT” part two! As Superman struggles with the ramifications of Mr. Oz’s identity, the mysterious figure’s origins and the long road to Superman’s doorstep finally reveal themselves.

Story: Dan Jurgens
Art: Ryan Sook
Color: Hi-Fi
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: The Oz Effect Part Two
Tanggal Rilis: 27 September 2017

Superman tidak mempercayai kata-kata Mr. Oz dan meminta Kelex untuk mengidentifikasi Mr. Oz. Ternyata Kelex mengkonfirmasi identitas Mr. Oz sebagai Jor-El. Jor-El lantas menceritakan apa yang terjadi di saat planet Krypton meledak, dimana saat itu ada sebuah cahaya berwarna biru yang membawanya pergi dalam keadaan sudah setengah terbakar.

Cahaya biru tersebut membawa tubuh Jor-El ke sebuah kota yang sedang diwarnai konflik. Warga yang menemukannya diam-diam merawatnya dan menyembunyikannya dari pasukan Kassam yang menguasai kota tersebut. Setelah sembuh, Jor-El berniat untuk membalas jasa mereka. Diam-diam ia mencuri makanan milik pasukan Kassam dan membagikannya pada keluarga penolongnya. Tapi hal tersebut berakibat fatal. Anak laki-laki mereka malah melaporkan perbuatan Jor-El pada pasukan Kassam. Tidak itu saja, Kassam lantas memaksa anak laki-laki tersebut untuk membantai keluarganya sendiri.

Kejadian itu membuat Jor-El kalap. Dengan jurus eye beam, ia membabi buta memusnahkan Kassam beserta seluruh pasukannya. Di saat hanya si anak laki-laki yang tersisa, cahaya biru membawanya pergi ke suatu tempat, dimana ia memaksa Jor-El untuk menyaksikan berbagai cuplikan sejarah masa lalu yang menyajikan kekejaman manusia antara satu dengan lainnya.

Menutup ceritanya, Jor-El mengajak Superman untuk pergi meninggalkan bumi, karena takdir bumi sudah ditentukan untuk hancur dan tidak ada gunanya lagi Superman menolong mereka.

Sinopsis Action Comics #989

“THE OZ EFFECT” part three! The startling revelation of Mr. Oz’s origin has stopped the Man of Steel dead in his tracks. With Superman distracted by disasters looming around the world, Mr. Oz has the time to confront Lois Lane.

Story: Dan Jurgens
Art: Viktor Bognanovic (Pencils) / Trevor Scott, Bogdanovic (Inks)
Color: Mike Spicer
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: The Oz Effect Part Three
Tanggal Rilis: 11 Oktober 2017

Jor-El kembali menunjukkan tayangan insiden dari berbagai belahan penjuru dunia, termasuk perang sipil di Lombaga yang semakin memanas, pada Superman yang masih belum mau menuruti keinginannya. Superman bergegas pergi meninggalkannya untuk menolong orang-orang tersebut.

Sementara itu, seseorang, yang mengaku sebagai pengikut Mr. Oz, tiba-tiba nyelonong ke Daily Planet dan mengancam untuk meledakkannya. Lois berhasil merayunya untuk membiarkan orang lain pergi. Sebagai gantinya, ia akan tetap bersamanya untuk menulis artikel sesuai dengan yang diinginkan. Mendadak sesosok bayangan muncul dan mendorong penjahat tersebut keluar dari jendela. Ia adalah Jor-El.

Setelah sekilas memperkenalkan diri, Jor-El kembali melesat meninggalkan Lois. Kali ini ia menemui Superboy, yang sedang berusaha untuk masuk ke Daily Planet untuk menolong ibunya. Ia pun kemudian mengajak Superboy menuju Fortress of Solitude dan menunjukkan bagaimana seandainya ia bakal hidup apabila bersama dengan orang-orang planet Krypton.

Sinopsis Action Comics #990

“THE OZ EFFECT” part four! If Superman refuses to join Mr. Oz’s cause, maybe Superboy will! The mysterious villain hits Superman where it hurts when Oz and Jon join forces. But the stakes are raised when the Last Son of Krypton is forced to choose between his son and saving his adopted home planet.

Story: Dan Jurgens
Art: Viktor Bognanovic (Pencils) / Jonathan Glapion, Jay Leisten, Bogdanovic (Inks)
Color: Mike Spicer
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: The Oz Effect Part Four
Tanggal Rilis: 25 Oktober 2017

Tidak tahan lagi dengan perang saudara di Lombaga, Superman mempertemukan pemimpin dari dua belah pihak dan meminta mereka untuk berhenti berperang. Kembali ke Metropolis, Superman mendapati pengikut Mr. Oz yang berusaha untuk menyebarkan gas beracun ke penjuru kota, guna memancing penduduk alias umat manusia untuk berbuat kehancuran. Ia pun yakin bahwa Jor-El benar-benar telah berada di balik semua peristiwa yang terjadi di bumi belakangan ini, dan semuanya itu untuk ‘menyadarkannya’ tentang bagaimana sifat asli manusia.

Superman menemui Lois di rooftop. Sesaat kemudian Superboy muncul bersama Jor-El. Jor-El berusaha meyakinkannya bahwa semua yang ia lakukan adalah demi menyelamatkan Superman dan keluarganya, termasuk mengambil alih Doomsday, memusnahkan Metallo, serta menahan Mxyptlk. Superboy mendukung perkataan kakeknya. Alih-alih percaya, Superman yang sudah terbakar emosi justru berusaha untuk menyerang Jor-El.

Sinopsis Action Comics #991

“THE OZ EFFECT” part five! After being revealed as [REDACTED], Mr. Oz makes his last moves against the Man of Steel and his family and leaves the Man of Tomorrow wondering what other secrets and lies await him in the future as “The Oz Effect” comes to a close.

Story: Dan Jurgens
Art: Viktor Bognanovic (Pencils) / Trevor Scott, Scott Hanna, Bogdanovic (Inks)
Color: Mike Spicer
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: The Oz Effect Part Five
Tanggal Rilis: 8 November 2017

Lois dan Superboy berusaha untuk menenangkan Superman. Jor-El lantas memutuskan untuk membawa Superman pergi, ke tempat dimana ia dulu ditahan (oleh cahaya biru) dan kini menjadi tempat tinggalnya. Jor-El menyatakan bahwa jika memang Superman tidak mau mempercayainya, ia akan menggunakan caranya sendiri untuk membawa Superman dan keluarganya meninggalkan bumi.

Pertarungan keduanya pun dimulai. Sembari berkelahi, berurutan Superman melihat ruang tahanan Mxyzptkl dan sosok Doomsday. Meski sempat terpojok karena Jor-El kini mampu menguasai kryptonite dan menggunakannya untuk menyerang Superman, Superman berhasil merebut tongkat milik Jor-El dan mematahkannya.

Aksinya tersebut langsung membuat Jor-El lemah. Tanpa disangka, tongkat tersebut ternyata menahan kesakitan yang ada dalam diri Jor-El, walau tidak jelas apa sebenarnya penyakitnya tersebut dan apa penyebabnya. Superman tersentak dan memastikan bahwa ia pasti akan menolong Jor-El. Namun cahaya biru mulai muncul dan Jor-El bergegas menjauh dari Superman. Sesaat kemudian cahaya biru menarik Jor-El menghilang. Sebelum itu, ia sempat berpesan pada Superman bahwa ia sangat menyayanginya dan meminta agar Superman menjaga baik-baik keluarganya.

Cahaya biru yang sama lantas membawa Superman kembali ke dunianya, tepatnya di Fortress of Solitude. Superman pun paham bahwa apa yang selama ini dilakukan oleh Mr. Oz alias ayahnya itu adalah akibat propaganda si cahaya biru. Di sisi lain, ia merasakan sendiri betapa kuatnya cahaya biru tersebut.


Sebagian besar tentu kaget mengetahui Mr. Oz ternyata adalah Jor-El, bukannya Ozymandias. Sayangnya, cahaya biru, yang santer dikaitkan dengan Dr. Manhattan, masih belum juga muncul sosok aslinya. Keseluruhan arc ini sendiri tidak jelek, tapi terasa agak bertele-tele. Seharusnya bisa disingkat menjadi 3 atau 4 edisi aja, tidak sampai 5 edisi seperti ini.

Yang terasa menganggu adalah sikap Superman yang seolah-olah baru tahu sifat manusia yang gemar saling membunuh. Ayolah, ia sudah lama tinggal di bumi loh. Sudah lama pula mengenakan jubahnya untuk menyelesaikan berbagai masalah yang ada di bumi. Masa baru sekarang sadar kalau umat manusia suka bunuh-bunuhan???

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply