Review Komik Action Comics #983 (2017)

Di cerita sebelumnya, General Zod, Cyborg Superman, Metallo, Blanque, Mongul, dan Eradicator akhirnya tiba juga di Fortress of Solitude, tepat di saat Superman sedang berada di sana bersama istri dan anaknya untuk mencoba mengetahui apa yang terjadi dengan matanya. Untuk melindungi keluarganya, seorang diri Superman berusaha menghadapi mereka. Usahanya jelas sia-sia. Untunglah, di saat terdesak, datanglah Lex Luthor, Supergirl, SuperWoman (Kara), New Super-Man, dan Steel, siap untuk membantunya. Apa yang terjadi selanjutnya di sinopsis komik Action Comics #983 berikut ini?

Sinopsis Komik *SPOILER

“REVENGE” part one! A beaten and battered Superman can barely hold his own against the revenge squad of his greatest foes—but hope rushes from the horizon as the Superman family arrives!

Story: Dan Jurgens
Art: Viktor Bogdanovic, Jonathan Glapion (Inks) / Viktor Bogdanovic (Pencils)
Color: Mike Spicer
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: Revenge Part Five
Tanggal Rilis: 12 Juli 2017

Sementara Kelex membawa Lois Lane dan Jonathan Kent (Superboy) ke tempat aman, Superman dkk bersiap untuk bertarung melawan Zod dan anggota Revenge Squad lainnya. Melalui telepati, Zod meminta Blanque untuk membuka jalur komunikasi (via telepati) antara dirinya dengan Eradicator. Ia lantas meminta Superman untuk menyerahkan saja proyektor Phantom Zone yang ia inginkan dan berjanji akan membiarkan Superman dan teman-temannya untuk tetap hidup. Superman jelas menolaknya mentah-mentah karena tahu apa yang akan terjadi apabila proyektor tersebut jatuh ke tangan Zod.

Zod segera meresponnya dengan menyerang Superman. Melalui jalur telepati, ia juga membagi tugas anak buahnya dimana Eradicator melawan Super Woman, Cyborg Superman melawan Supergirl, Blanque melawan New Super-Man, Metallo melawan Steel, dan Mongul melawan Luthor. Tidak butuh waktu lama bagi Zod untuk mengetahui kebutaan yang dialami Superman, sekaligus keberadaan keluarganya di sana. Hal tersebut membuatnya emosi dan menyerang Superman dengan membabi buta. Tidak itu saja, saat sebuah pesawat tiba-tiba meluncur keluar dari Fortress of Solitude, tanpa basa-basi Zod langsung meledakannya dengan Heat Vision.

Supergirl yang kebetulan melihatnya kaget dan spontan menyerang Zod. Dengan mudah Zod menghantam Supergirl hingga tak sadarkan diri. Ia lantas meminta yang lain untuk berkumpul karena ia sudah berhasil mendapatkan proyektor yang ia cari-cari tidak jauh dari tempat Supergirl terbaring. Tanpa disangka, saat Superman dan yang lainnya hendak bersamaan menyerangnya, Zod menggunakan proyektor tersebut untuk mengirimkan mereka ke Phantom Zone. Tidak itu saja, ia juga mengirim Eradicator dan Cyborg Superman ke sana, karena satu-satunya cara untuk ‘mengumpulkan’ anak buahnya yang terperangkap di dalam Phantom Zone adalah dengan memancing mereka untuk mendatangi energi ‘keluarga’ Superman.


Yah, setelah kaki Lois yang batal buntung, sepertinya bisa diasumsikan dengan aman bahwa kapal yang meledak tidaklah berisi Lois dan Jon. Lagipula, Superman terlihat cukup tenang saat peristiwa itu terjadi. Yang agak membingungkan adalah alasan Zod meminta jalur komunikasi dengan Eradicator, karena hingga penghujung halaman sama sekali tidak terlihat tujuan spesifiknya dimana semua instruksinya ditujukan kepada semua anak buahnya, bukan hanya Eradicator. Tapi yang menarik adalah Supergirl yang dibiarkan tetap tinggal di bumi dan tidak ikut dikirimkan ke Phantom Zone. Mungkinkah ada alasan khusus untuk itu?

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply