Review Komik Action Comics #968 (2016)

Di cerita sebelumnya, terungkap sudah bahwa Zade dan L’Call adalah ‘perwakilan’ dari Apokalips yang berniat untuk membunuh Lex Luthor. Penyebabnya adalah ramalan yang menyatakan bahwa di masa mendatang, Luthor akan mengambil alih Apokolips dari tangan Darkseid, dan akan membawa kehancuran tidak hanya pada Apokolips, melainkan juga bumi. Seluruh anggota Justice League, termasuk Superman, pun akan bisa ia kalahkan. Superman sendiri, bersama dengan Superboy, berhasil menemukan gedung Geneticron yang hilang. Sayang misteri baru kembali hadir, dimana pod yang menyimpan Doomsday terlihat sudah terbuka. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis komik Action Comics #968 berikut ini?

Sinopsis Komik *SPOILER*

actioncomics_968

“MEN OF STEEL” part two! Superman must find and protect his oldest, most conniving enemy. But are the Godslayer’s actions justified? Will stopping Lex Luthor prevent catastrophe later? Plus, Lois’ investigation of the human Clark Kent takes a startling turn!

Story: Dan Jurgens
Art: Tyler Kirkham
Color: Ulises Arreola
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: Men of Steel Part Two
Tanggal Rilis: 23 November 2016

Seorang bapak bernama Lenny sedang mengomel pada petugas helikopter dari jasa ‘Metropolis Best Super Watch Tour’ karena perjalanan mereka sama sekali tidak mendapat penampakan tokoh Super Metropolis, baik itu Superman, SuperWoman, maupun Super-Lex. Tanpa disangka-sangka, tubuh Superman dan Zade tiba-tiba menabrak helikopter tersebut. Tanpa peduli Superman sedang sibuk melawan Zade, Lenny meminta Superman agar nantinya mau selfie dengan anaknya dan juga memberikan tanda tangannya. Tentu saja Superman tidak menghiraukannya.

Sementara itu, L’Call a.k.a GodSlayer bersiap untuk menebas leher Luthor dengan pedangnya. Dengan kemampuan super armornya, Luthor bisa mencegah lehernya terpisah dari tubuhnya dan berbalik menyerang L’Call. Tepat sebelum serangan Luthor mengenai tubuhnya, L’Call menghilang begitu saja.

Sesaat kemudian Lois dan Clark tiba di rooftop tempat Luthor berada. Terlihat bahwa Lois yang memaksa menuju ke sana, beralasan bahwa kejadian itu adalah liputan yang berharga. Luthor meminta Lois mendengarkan Clark dan segera meninggalkan TKP. Tiba-tiba dari belakang L’Call muncul dan langsung menebas punggung Luthor!

Di tempat lain, Superman mulai menyadari bahwa kemungkinan besar ia sedang dialihkan dari event utamanya. Dengan menggunakan pandangan super, ia melihat L’Call, Luthor, Lois, dan Clark berada di bagian kota yang lain. Namun ia merasa aneh karena pandangannya saat itu tidak terlalu fokus. Zade kembali berhasil mendaratkan pukulannya di tubuh Superman. Mendadak sebuah truk menghantam tubuh Zade dan dari balik truk muncullah Superboy.

Superman segera memanfaatkan kesempatan itu untuk pergi meninggalkan Zade dan mengajak Superboy mengikutinya, menuju tempat Lois berada. Ia tiba tepat di saat Luthor sedang terdesak. Tanpa disangka, L’Call mengaku sudah biasa menghadapi Kryptonian seperti Superman dan menusukkan pedangnya ke bahu Superman, membuat tubuhnya melemah. Sembari mempertanyakan mengapa Superman melindungi orang seperti Luthor, L’Call menunjukkan sekilas apa yang akan terjadi pada masa depan mereka apabila Luthor dibiarkan hidup. Superman mengatakan bahwa itu hanyalah ramalan, namun L’Call menyatakan bahwa ramalan yang sama sudah pernah disebutkan jauh sebelum Darkseid menjadi penguasa Apokolips dan nyatanya itu terbukti benar.

Menganggap Superman tidak ada bedanya dengan Luthor karena berusaha melindunginya, L’Call berniat membunuh Superman yang sudah tidak berdaya. Dari seberang gedung tiba-tiba Superboy berteriak memintanya berhenti. Melihatnya meneteskan air mata, L’Call memutuskan untuk membiarkan Superman hidup dan pergi meninggalkan tempat tersebut bersama Zade sembari membawa Luthor serta.

Clark Kent yang mendengar semua percakapan Superman dengan L’Call sebelumnya, memberikan pendapatnya, bahwa jika memang Luthor bakal berbahaya di masa depan, sudah seharusnya mereka membiarkan saja Apokolips membunuhnya.


Sedikit dejavu, ya? Iya, dengan Civil War II maksud saya. Hanya saja, meski temanya sedikit nyerempet-nyerempet miripnya, eksekusinya masih lebih mending ini. Bukan karena saya #teamsuperman loh, tapi faktanya seperti itu. Yang menarik adalah Clark Kent yang semakin lama semakin terlihat dingin dan tidak berperasaan. Siapa sih dia ini sebenarnya? Superman Prime, kah? Dan fakta lain bahwa Apokolips tahu cara melemahkan Superman juga bikin tambah penasaran lagi. Tidak ada tanda-tanda penggunaan batu Krypton loh perasaan di pisau yang ditancapkan oleh L’Call ke tubuh Superman. Semoga di arc ini bakal ketahuan jawabannya, karena untuk identitas ASLI dari Clark Kent sendiri baru akan dibongkar di arc setelah Men of Steel ini. Masih lama 🙁

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply