Review Komik Action Comics #962 (2016)

Doomsday membuktikan diri bahwa ia yang sekarang bukanlah ia yang dulu. Apapun yang dilakukan Superman tetap saja belum bisa merobohkan makhluk yang dulu pernah membunuhnya itu. Di saat terdesak, tanpa diduga muncul beberapa orang anak buah Dr. Oz, yang menggunakan semacam senjata untuk mendorong Doomsday masuk ke dalam sebuah portal. Berhasilkah mereka? Simak kelanjutan kisahnya di sinopsis komik Action Comics #962 berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

actioncomics_962

“Path to Doom” part six! In the epic conclusion, the mystery of Black Zero deepens just as the Man of Steel makes a fateful decision that may stop Doomsday, but also risks the lives of those he loves most.

Story: Dan Jurgens
Art: Art Thibert (Inks) / Stephen Segovia (Pencils)
Color: Ulises Arreola
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: Path of Doom Part Six
Tanggal Rilis: 24 Agustus 2016

Dari watchtower, Wonder Woman, Lois, dan Jon mengamati usaha tiga orang anak buah Dr. Oz untuk mendorong Doomsday ke dalam portal. Wonder Woman curiga bahwa mereka berniat untuk ‘menculik’ Doomsday dan mengontrol kekuatannya. Kecurigaannya tidak salah, karena memang demikian tujuan Dr. Oz. Tidak hanya itu, ia juga ingin mengetahui seberapa besar batas kekuatan Superman melalui aksi-aksi pertarungannya melawan Doomsday sejauh ini.

Ketiga anak buah Dr. Oz gagal mengamankan Doomsday. Sebaliknya, justru Doomsday yang sukses membunuh mereka. Melihatnya, Superman segera mengumpulkan kembali kekuatannya dan mulai menyerang Doomsday. Setelah berhasil menyingkirkan Doomsday jauh dari Metropolis dan kawasan berpenduduk, ia mulai memikirkan langkah kedua, yaitu membawanya menuju Fortress of Solitude. Lebih tepatnya yang versi miliknya sendiri. Serupa tapi tak sama, karena meski dibangun dengan teknologi yang sama, tapi fitur-fiturnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan Superman di bumi.

Pada akhirnya Superman berhasil membawa Doomsday ke benteng miliknya. Untuk mengulur waktu, ia segera mengaktifkan protokol pertahanan mode tertentu yang memang didesain khusus untuk menahan Doomsday. Selagi fokus Doomsday teralihkan, Superman bergegas menyiapkan Phantom Projector, sebuah proyektor yang bisa mengirimkan seseorang masuk ke tiruan ‘phantom zone’, yang letaknya bukan di luar angkasa, melainkan masih di dalam benteng itu sendiri. Sayangnya, sebelum proyektor tersebut siap digunakan, Doomsday sudah usai membereskan semua pertahanan benteng. Superman terpaksa kembali menghadapinya.

Melihat Superman yang kewalahan, Jon dan Lois meminta Wonder Woman untuk membantunya. Awalnya ia menolak karena Superman memang memintanya untuk menjaga mereka. Namun keduanya meyakinkan Wonder Woman bahwa mereka akan baik-baik saja, sehingga Wonder Woman pun segera menuju ke tempat Superman berada.

01_11

Ini terbukti sebagai keputusan yang tepat. Dengan bantuan Wonder Woman yang untuk sementara menghadapi Doomsday, Superman berhasil menyiapkan Phatom Projector dan segera menggunakannya ke arah Doomsday. Dan puff, Doomsday pun menghilang, lenyap tak berbekas.

Superman lantas mendatangi Lex Luthor di Metropolis. Luthor mengatakan, apabila Superman menuduhnya berbuat yang tidak-tidak, sebaiknya ia datang dengan bukti yang kuat. Karena saat ini yang ingin ia lakukan adalah melindungi kota Metropolis, sama halnya dengan Superman terdahulu (versi New 52) yang telah banyak menginspirasi penduduk Metropolis.

Metropolis will be inspired again, by a HUMAN BEING who can show them how to rise above.

Meski belum saling percaya, keduanya pun sepakat untuk saat ini mereka tidak perlu berseteru.

Sementara itu, di markas Dr. Oz, terlihat Doomsday yang kini tertawan di sana. Ternyata sebelum ia terkirim ke Phantom Zone, entah bagaimana caranya Dr. Oz sempat mencegat jalur proyeksi Phantom Projector dan mengirimnya ke tempatnya.


Yah, bukan ending yang saya harapkan sih, tapi setidaknya membuka jalan untuk menuju alur cerita yang baru dan sepertinya bakal lebih seru lagi.

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply