Review Komik Action Comics #961 (2016)

Di edisi Action Comics #960 lalu, pertarungan melawan Doomsday berpindah lokasi ke pinggir kota. Superman dan Wonder Woman lah yang kini harus berusaha mengalahkannya. Sedangkan Lex Luthor diminta untuk tetap tinggal di kota Metropolis untuk berjaga seandainya Doomsday kembali ke sana, sekaligus menyelamatkan penduduk sipil yang ada di sekitar lokasi kejadian. Apakah kali ini Superman berhasil menaklukkan Doomsday? Atau legenda kematian Superman di tangan Doomsday bakal terulang kembali? Simak kelanjutan kisahnya di sinopsis komik Action Comics #961 setelah pesan-pesan berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

actioncomics_961

“Path to Doom” part five! With his family’s safety hanging in the balance, Superman confronts Doomsday to finally bring the beast’s destructive rage to an end. To save his wife and son, Superman must overcome the monster that once killed him, or die trying!

Story: Dan Jurgens
Art: Art Thibert (Inker) / Stephen Segovia (Penciller)
Color: Arif Prianto
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: Part To Doom Part Five
Tanggal Rilis: 10 Agustus 2016

Lex Luthor mencoba mengamankan penduduk Metropolis dari bangunan-bangunan gedung yang rusak untuk menghindari bertambahnya korban jiwa dengan ditemani oleh Clark Kent. Mendadak beberapa puing jatuh dari atas gedung, mengarah ke seorang ibu dan anaknya. Sebelum Luthor sempat bergerak, sebuah bayangan berwarna biru merah menyambar puing tersebut dan menyelamatkan si ibu dan anaknya.

Kent mengira itu adalah tindakan Luthor yang bergerak secepat kilat, tapi Luthor membantahnya. Justru si anak yang sempat melihat sosok bayangan tersebut, yang ternyata adalah seorang wanita. Ia memanggilnya dengan sebutan SuperWoman (baca review SuperWoman #1), sementara Dr. Oz yang setia mengamati kejadian tersebut dari suatu tempat memiliki informasi yang lebih detil mengenai si SuperWoman: Lois Lane dengan kekuatan super.

01_02

Di antara puing-puing yang baru saja terjatuh tersebut ternyata adalah pesawat terbang yang sebelumnya membawa Doomsday ke TKP. Dari analisanya, Luthor tidak dapat mengenali teknologi dan logam yang digunakan oleh pesawat tersebut. Namun ia meyakini bahwa siapa pun yang membuatnya, termasuk yang merancang skenario Doomsday, masih jauh dari garis finish.

Sementara itu, Superman dan Wonder Woman masih berusaha untuk bisa mengalahkan Doomsday. Namun seperti sebelumnya, usaha mereka masih sia-sia. Pedang Wonder Woman yang menembus tubuhnya pun sama sekali tidak mempengaruhinya. Bahkan ia sempat melemparkan pedang tersebut ke arah Jonathan Kent, yang untungnya dapat ditangkis oleh Wonder Woman di saat-saat terakhir. Tidak hanya itu saja, ia mampu merebut lasso Diana dan menggunakannya untuk mencekik Superman. Kali ini giliran Jon yang turun tangan, dengan menyerang Doomsday menggunakan pancaran sinar lasernya, dan menyelamatkan ayahnya.

01_09

Dr. Oz yang melihat kondisi semakin genting mengatakan bahwa waktunya sudah tiba dan segera memerintahkan anak buahnya untuk menyiapkan gerbang. Sedangkan Superman, memberikan pesan pada Wonder Woman untuk mengamankan Lois dan Jon. Setelah berpamitan dengan keduanya dan meyakinkan bahwa segalanya akan baik-baik saja, Superman pun terbang menuju Doomsday, sembari meneteskan air matanya.

Wonder Woman ternyata membawa Jon dan Lois ke Watch Tower. Ia mengaktifkan layar monitor sehingga mereka bisa tetap melihat pertarungan Superman versus Doomsday. Faktanya, keadaan tetap tidak berubah. Doomsday masih di atas angin. Namun saat Superman berada dalam kondisi terdesak dan sudah pasrah membayangkan sejarah kekalahannya dahulu bakal terulang kembali, tiba-tiba saja hadir anak buah Dr. Oz yang menyerang Doomsday dan berusaha untuk mendorongnya masuk ke dalam gerbang.


Setelah minggu lalu dipenuhi oleh rilisan yang mengecewakan dari DC, sepertinya kondisi berbalik seperti semula. Seru banget cerita Action Comics di edisi ini. Tidak hanya full aksi, melainkan juga ada suguhan misteri baru. Terutama mengenai sosok Dr. Oz, yang saya yakini adalah orang yang dari awal sengaja membawa Doomsday ke Metropolis. Yang bikin gemes adalah Jon, yang masih belum juga menunjukkan aksinya secara penuh.

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply