Review Komik Action Comics #48 (2016)

Edisi kali ini melanjutkan kisah yang ada pada Superman Annual #3, sekaligus menjadi edisi pembuka arc Savage Dawn. Untungnya, kali ini DC Comics kembali menggunakan sistem cross-over ‘selang-seling’ di antara keempat seri komik Superman (Superman, Action Comics, Superman / Wonder Woman, dan Batman – Superman) sehingga kita tidak akan dibuat pusing masalah timeline seperti yang terjadi sebelumnya di mega arc Truth. Masih ingat kan akhir halaman Superman Annual #3 lalu? Jika tidak, sedikit saya ingatkan, Clark yang sudah mulai bisa menerima kenyataan bahwa dirinya sudah tidak lagi seperti yang dulu dan berniat fokus untuk melakukan apa yang ia bisa sesuai dengan kekuatan yang masih tersisa di tubuhnya, dikagetkan dengan invasi mendadak yang dilakukan oleh Vandal Savage dkk dengan cara yang epik — menteleport pesawat induk mereka, Stormwatch Carrier, ke bumi dengan menggunakan Watchtower. Serangan pembuka Savage adalah sinar laser yang sukses menghabisi nyawa penduduk sipil yang berada di dekat Clark. Bagaimana kelanjutannya? Apa yang bakal ia lakukan? Simak sinopsis (dan spoiler) sambungan kisahnya di komik Action Comics #48 berikut ini. Cuss.

Sinopsis Komik

actioncomics48

“The Savage Dawn” begins! Following recent events in the SUPERMAN ANNUAL, Superman is becoming increasingly desperate to regain his powers! The situation is dire, as he must rescue his fellow Justice Leaguers and save the lives of the soldiers facing Vandal Savage!

Story: Aaron Kuder, Greg Pak
Art: Aaron Kuder with Rafa Sandoval (Pencils) & Jordi Tarragona (Inks)
Color: Tomeu Morey
Judul Edisi: Savage Dawn: Assault
Tanggal Terbit: 6 Januari 2016

Masih shok dengan serangan mendadak yang dilakukan oleh Savage, Wonder Woman tiba-tiba menghubungi Clark dan melaporkan bahwa Watchtower saat ini sedang diserang oleh pasukan Supremacist yang menggunakan senjata penyerap energi. Seluruh anggota Justice League sudah berhasil dikalahkan dan hanya tersisa dirinya saja. Namun percakapan mereka terhenti karena Frankenstein muncul dari belakang Diana dan menangkapnya.

Savage mengambil alih pembicaraan dan bercerita bahwa meski selama ini Superman berhasil menyelamatkan dunia, namun ia gagal mengubah dunia menjadi lebih baik. Untuk itulah Savage mengadakan invasi ini ke bumi, untuk mengubahnya menjadi lebih baik — versinya sendiri tentunya. Caranya? Seperti yang sudah disampaikan oleh Wrath di Action Comics #47, dengan menggunakan black mass untuk mengubah manusia.

Meski ditentang oleh Wrath, Savage menggunakan strategi yang lebih to the point untuk menyebarkan black mass. Dimulai dengan melakukan serangan laser ke beberapa lokasi sekaligus, sembari diikuti dengan menyebarkan ratusan atau bahkan ribuan bom black mass ke seluruh penjuru. Strateginya sukses dan black mass berhasil tersebar.

1_05

Superman yang panik dan kebingungan dengan apa yang baru saja terjadi mendapat bantuan yang tidak terduga dengan hadirnya anggota Justice League United — Steel, StarGirl, Green Arrow, Equinox, Adam Strange, Animal Man, dan entah siapa cewek satu lagi yang ada di kiri atas. Mereka kemudian menuju ke markas Ray Palmer yang ternyata selama ini telah bekerja sama dengan Steel untuk mencari solusi masalah kekuatan Superman. Dan setidaknya kali ini mereka telah menemukan alternatifnya, baju Metallo versi 5.0. Sisi negatifnya, baju tersebut ditenagai oleh batu kripton, sehingga Steel memperkirakan Clark hanya dapat menggunakannya selama satu jam saja.

1_17

Saat Savage asyik nonton kekacauan demi kekacauan yang berhasil ia ciptakan, juga beberapa orang terpapar black mass yang berpotensi untuk menjadi anaknya (alias pasukannya), rombongan Superman dkk datang menyerbu watchtower. Ia memerintahkan anak buahnya untuk menembak mereka dan tembakan tersebut tepat mengenai mereka! The end? Tentu tidak dong. Dalam waktu sepersekian detik sebelum serangan tersebut mengenai mereka, Dr. Palmer alias Captain Atom menggunakan kemampuan mengecilkan tubuhnya untuk mengubah ukuran mereka semua. Dengan demikian, dengan penuh aksi mereka berhasil masuk ke dalam ruang kontrol watchtower dan langsung menghajar anak buah Savage yang ada di TKP.

Superman sendiri langsung capcus mencari Wonder Woman. Sesaat setelah menemukan dan membebaskannya dari ‘robot penyerap energi’ (seperti yang sebelumnya menangkap Diana di Superman/Wonder Woman #24), Savage datang. Saat pertarungan akan dimulai, tiba-tiba hadir Wrath yang langsung menyerang Savage karena kecewa pada rencana sebenarnya dari ‘ayahnya’ itu. Aksi keduanya mengakibatkan ledakan besar yang melontarkan Superman dan Wonder Woman keluar dari pesawat. Ketika Clark berhasil menangkap Diana yang pingsan akibat energinya sudah terkuras, kekuatan kostum Metallo tiba-tiba hilang dan mereka berduapun terjatuh menghujam bumi.

Seolah belum cukup bikin deg-degan, di dalam pesawat Hordr_Root berhasil mengalahkan seluruh anggota Justice League seorang diri. Demikian pula Savage yang sukses meng-KO-kan Wrath.


Memasuki arc baru saya berharap kejanggalan cerita yang tidak penting semenjak event Truth dimulai bisa menghilang. Tapi sepertinya saya hanya bisa berharap dan terus berharap karena di edisi ini lagi-lagi ada beberapa hal yang membuat kening berkernyit. Pertama adalah Wrath yang kembali ada di samping Savage, meski di Action Comics #47 seolah-olah Savage sudah tidak mempercayainya lagi. Kedua, Frankestein masih saja ikut serta di tim Vandal Savage. Dari awal dia bisa tiba-tiba ikut serta di event ini rasanya sudah aneh dan gak masuk akal. Eh lho kok masih saja eksis. Ketiga, saat Savage dkk berhasil melumpuhkan semua sohib Superman, disebutkan ada satu subyek hilang (Wonder Woman) dan enam subyek baru (Stargirl, Green Arrow, Steel, Adam Strange, Allana Strange, Equinox). Pertanyaannya, anggota Justice League United yang membantu Superman, plus Captain Atom, jumlahnya kan LEBIH dari enam. Dimanakah sisanya?

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply