Review Convergence: Action Comics

Mepet dari batas waktu, akhirnya review komik kedua dari tantangan One Day One Comic Review beres juga diselesaikan. Bukan males, tapi beberapa jam sebelumnya server Curcol dkk sempat mengalami serangan dan tidak bisa diakses sama sekali. Alhasil harus meluangkan waktu untuk kontak-kontakan dengan bagian support hosting. Dan untungnya masalah bisa diselesaikan.

Ada alasan tersendiri kenapa saya memilih mereview Convergence: Action Comics ini. Salah satunya adalah karena di dalamnya terdapat karakter Superman dari dunia alternatif Red Son. Mungkin pembaca jaman sekarang tidak akan ngeh dengan istilah red son, tapi yang terlahir sebelum negara Uni Soviet bubar pasti paham bahwa dunia Red Son ini berkaitan dengan Uni Soviet. Dan memang benar, di cerita Red Son, Superman dikisahkan terlahir dan besar di negara tersebut. Bersama Presiden Stalin, ia berjuang untuk melindungi negaranya dari serangan bangsa lain.

Selengkapnya mungkin bisa teman-teman baca sendiri di miniseri Red Son, cuman tiga edisi kok.

Back to Convergence: Action Comics. Di tie-in event Convergence ini, Superman dan Wonder Woman dari dunia Red Son akan berhadapan dengan Superman dan Power Girl dari era Pre-Crisis. Seperti apa kisahnya? Berikut sinopsis dan reviewnya.

Convergence: Action Comics #1 (29 April 2015)

Di edisi perdana, kita akan dibawa untuk menyelami kehidupan masing-masing karakter dan dunianya setelah mereka terperangkap di dalam dome. Ada beberapa hal yang menarik di sini. Pertama, Superman ‘Pre-Crisis’ telah membeberkan rahasianya ke publik dan ia juga telah menikah dengan Louis Lane. Kedua, Kara alias Power Girl masih konsisten dengan karakternya yang mudah galau. Di sini ia sangat tidak nyaman dengan hilangnya kekuatannya karena harus repot ngurusin tubuhnya (diet, fitness, make-up, dan sebagainya). Ketiga, karakter Lex ‘Red Son’ pun konsisten dengan kejeniusannya, karena ia mampu menyadari bahwa sebenarnya dunia mereka terperangkap dalam sebuah sphere dan ada seseorang di balik itu semua yang sedang mengamati mereka. Dan keempat, Louis ‘Pre-Crisis’ dan Louis ‘Red Son’, meski yang satu bersuami Clark Kent dan satunya lagi Lex Luthor, sama-sama gak suka dicuekin.

Sayang tidak ada aksi sama sekali di edisi #1 ini, karena pengumuman akan dibukanya dome dan pertempuran antar defender dua dunia baru tergambar di dua halaman terakhir.

Convergence: Action Comics #2 (27 Mei 2015)

Di edisi kedua akhirnya diketahui siapa perwakilan dari masing-masing dunia, yaitu Power Girl vs Wonder Woman. Saat keduanya sibuk bertarung, Lex ternyata punya niat untuk menghancurkan dunia yang ada saat ini demi menyelamatkan dirinya dan Louis. Mengetahui hal tersebut Louis pun menolaknya dan lebih memilih ikut hancur bersama dunia ketimbang menyaksikan dunia hancur karenanya.

Kembali ke medan tempur, Superman ‘Pre-Crisis’ muncul untuk membantu Power Girl. Namun setelah mengetahui bahwa musuhnya adalah Diana (Wonder Woman), maka ia pun mencoba meyakinkan mereka berdua untuk berdamai dan mencoba menyelesaikan masalah dome ini bersama-sama. Rayuannya berhasil, dan mereka bertiga berjanji untuk bekerjasama mencari tahu siapa biang kerok sebenarnya.

Superman dan Power Girl kemudian kembali ke Metropolis untuk bertemu dengan pasangan masing-masing dan mengabarkan mengenai rencana mereka. Setelah berpamitan, mereka pun cabut untuk menuju ke pertarungan akhir.

Dari sekian banyak mini seri Convergence, sebagian merupakan tie-in dari event utama Convergence dan Convergence: Action Comics adalah salah satunya. Jadi mau tidak mau memang harus diterima bahwa endingnya kentang 🙁 Lagipula masih ada pertanyaan yang belum terjawab, seperti dimana Superman ‘Red Son’ saat kejadian ini berlangsung, kok tiba-tiba gak ada kabarnya…

Tema artikel yang berhubungan: , , ,  Sinopsis convergence.

Reply