Review Komik Batman Beyond (2015) [Ongoing]

Suer, saya belum pernah membaca seri Batman Beyond sebelumnya, terlebih menyimak serial animasinya. Karena jujur saja, saya tidak suka dengan kostum yang digunakan oleh Batman di Batman Beyond saat pertama kali melihatnya. Aneh dan terkesan “kartunistik”. Tapi sejak mengikuti seri komik The New 52: Future’s End, saya jadi tertarik untuk mengikuti dari awal seri Batman Beyond versi terbaru ini, mumpung barusan saja di-restart dari edisi #1.

Dalam Future’s End, dikisahkan dunia di masa depan (35 tahun dari sekarang) telah dikuasai oleh program Brother Eye dan pasukan robotnya. Sebagian superhero sudah mati dan sisanya dikonvert menjadi pengikut Brother Eye (dengan diubah menjadi semacam cyborg), termasuk di antaranya Superman dan Wonder Woman. Batman (Bruce Wayne) yang masih bertahan meminta Batman Beyond (Terry McGinnis) untuk kembali ke masa lalu dan mencegah lahirnya Brother’s Eye. Meski sempat diinterupsi oleh serangan pasukan Brother’s Eye (yang membuat Batman luka parah), Terry berhasil menggunakan mesin waktu untuk kembali ke masa lalu. Apesnya, mesin mengalami sedikit gangguan dan ia tiba 5 tahun lebih lambat dari waktu yang direncanakan (5 tahun dari sekarang). Dan saat itu Brother’s Eye sudah mulai diaktifkan.

Di bagian akhir seri Future’s End, karakter Terry McGinnis tewas setelah dikalahkan oleh cyborg Batman-Joker. Sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir, ia memberikan wasiat pada Tim Drake (eks. Red Robin) untuk menjadi penerusnya. Tim yang sebelumnya sudah ogah berjuang sebagai superhero (pasca tragedi Teen Titans) — melihat perjuangan dan pengorbanan Terry — akhirnya luluh dan mau menerima jabatan sebagai new Batman Beyond.

Pasca menjadi Batman Beyond, Tim berhasil masuk ke mesin kontrol Brother Eye dan menjalankan program self destruct. Sayangnya ternyata Brother’s Eye tidak berhasil dihancurkan dan Tim justru terlempar ke masa depan, kembali ke tahun dimana Terry memulai misinya. Tidak itu saja, kondisi dunia saat itu juga sudah mengalami perubahan signifikan akibat hadirnya Terry ke masa lalu.

Nah, cerita di komik seri Batman Beyond versi terbaru ini, yang ditulis oleh Dan Jurgens, meneruskan kisah perjalanan Tim Drake sebagai Batman di kota Neo-Gotham di masa depan. Tertarik? Jika ya, yuk disimak satu persatu ringkasan ceritanya dan sedikit reviewnya di bawah ini.

Batman Beyond #1 (3 Juni 2015)

At last, Batman Beyond gets his own ongoing series in THE definitive future of the DCU! But this isn’t the Beyond you think you know! With the Justice League missing and without Bruce to guide him, this new Batman will need to explore this bizarre world on his own while fighting to raise humanity from an opponent that’s already won.

Tugas pertama Tim Drake sebagai Batman Beyond adalah menggagal usaha menghancurkan Gotham City yang dilakukan oleh Jokerz, gerombolan penjahat yang terinspirasi oleh mega-villain Joker. Dari salah satu anggota Jokerz Tim menerima kenyataan bahwa saat itu seluruh dunia telah hancur dan dikuasai oleh pasukan Brother Eye KECUALI Gotham City. Rasa penasaran dengan hal ini membawa Tim menemui Nora dan Matt McGinnis (saudara Terry) dimana Nora memberi petunjuk tentang keberadaan The Lodge, sebuah penjara yang berisi orang-orang yang dianggap bermanfaat oleh Brother Eye. Nora juga menginformasikan mengenai Max Gibson, sahabat Terry, yang saat ini ditahan di sana. Berbekal info ini Tim pun segera bergegas menuju The Lodge.

Sempat mengalami hadangan dari Superman yang sudah dikonvert menjadi pengikut Brother Eye dan harus mengorbankan energi dari kostum Batman-nya untuk bisa meloloskan diri darinya, Tim Drake berhasil menyusup masuk ke dalam The Lodge. Di sana ia tidak hanya bertemu dengan Max, melainkan juga… Barbara Gordon!

Edisi perdana ini tampaknya menjadi media perkenalan bagi pembaca baru Batman Beyond, khususnya yang tidak mengikuti seri Future’s End sebelumnya. Alur cerita yang berjalan lambat membuatnya agak kurang greget. Tapi ada satu hal yang bikin penasaran, ketika Matt mengatakan bahwa seharusnya ialah yang menjadi penerus Batman Beyond apabila Terry tiada. Sepertinya karakter ini bakal menjadi karakter penting di edisi-edisi mendatang.

Batman Beyond #2 (1 Juli 2015)

Thirty-five years in the future, Batman’s gotten himself caught in a P.O.W. camp where the enemy refuses to give up trying to crack the only “data source” he can’t access – the human mind! And this foe doesn’t care how many people he has to burn through to get there, including original Batgirl Barbara Gordon! To make his great escape, Batman will have to take down both his greatest hero and a traitor to humanity! Featuring the DC Universe debut of Batman Beyond-villain Inque!

Pasukan robot penjaga penjara yang mengetahui adanya penyusup mulai memburu Tim, Barbara, dan juga Max. Max tertangkap dan akhirnya ter-konvert pula menjadi pengikut Brother Eye. Demikian pula dengan Tim dan Barbara, yang harus menghadapi tokoh villain Inque (yang kini menjadi semacam pasukan bayaran dari Brother Eye), dan akhirnya kalah.

Meski lagi-lagi alur cerita tidak berkembang jauh, pada edisi ini ada tiga hal baru yang setidaknya disampaikan. Pertama adalah metode “manual” penggunaan obat dan siksaan untuk mengorek informasi bagi orang-orang yang kebal terhadap Brother Eye. Yang kedua mengenai tiga tahapan dari proses konvert seseorang hingga akhirnya ia diubah menjadi cyborg. Dan terakhir adalah adanya sosok misterius di stasiun kontrol Brother Eye yang mengawasi dan memberikan perintah. Poin ketiga ini nih yang bikin penasaran. Tapi yang jelas, sebagai pembaca sepertinya kita masih harus bersabar menunggu Dan Jurgens tuntas meletakkan satu demi satu pilar cerita sebelum akhirnya masuk ke dalam plot cerita utama.

Batman Beyond #3 (5 Agustus 2015)

batmanbeyond_3

The world starts to give up on its new Batman as the secret of the cyborg Justice League is revealed. Plus, Brother Eye takes both a giant leap and one small step toward bringing down the final stronghold of humanity: Neo-Gotham.

Brother Eye mulai menginterogasi Tim Drake yang tertangkap. Tujuannya adalah mendapatkan informasi lokasi Neo-Gotham. Untuk menggagalkannya, Drake meminta Alfred untuk memberikan tegangan listrik pada kostumnya (seperti yang sebelumnya dilakukan untuk mengalahkan Superman). Cara tersebut berhasil dan Batman berhasil lolos.

Inque mencoba untuk mencegah Batman kabur dan pertarungan mereka yang kedua pun dimulai. Di tengah pertarungan, Drake mendapatkan info bahwa Brother Eye menyekap anak Inque di bulan untuk memaksa Inque menjadi anak buahnya. Setelah deal-dealan untuk membantu membebaskan anaknya, Inque pun berhenti menyerang Batman dan berbalik membantunya membebaskan Barbara dan Max, serta meloloskan diri dari The Lodge.

Drake membawa mereka ke Neo-Gotham untuk melepaskan kontrol Brother Eye terhadap Max. Matt yang mengetahui Drake berhasil menyelamatkan Max mulai bisa menerimanya sebagai Batman. Mendadak sirene kota berbunyi, menandakan adanya serangan musuh. Ternyata, Brother Eye berhasil menemukan lokasi kota Neo-Gotham, setelah menyabotase kostum Batman (saat Drake ditangkap dan diinterogasi) tanpa disadari oleh Drake. Dan cyborg Justice League diperintahkan untuk mengalahkan Batman dan menghancurkan kota.

ss_bb_1


Edisi berikutnya sepertinya cerita bakal masuk ke ajang pertarungan yang ditunggu-tunggu: Batman vs cyborg Justice League. Saat ini memang masih timpang, 1 (+1 sih, baca komiknya untuk tahu siapa yang datang membantu Batman) vs 5, tapi siapa tahu superhero-superhero lain yang masih eksis bakalan datang juga untuk mempertahankan Neo-Gotham. Untuk edisi ini sendiri, meski banyak aksi pertarungan di dalamnya, entah kenapa tidak terlalu berkesan bagi saya. Mungkin karena musuhnya masih kelas B/C. Sosok misterius yang sebelumnya ditongolin sekilas di edisi sebelumnya juga gak diliatin lagi, padahal ngarep bakal ada sedikit clue tentang dia 🙁

Batman Beyond #4 (2 September 2015)

Everyone knew he wasn’t good enough to be Batman, and now Tim’s mistake has put humanity at risk. But when all seems lost, an old friend takes him back where it all started. Will a gift from the past give Tim what he needs to save the future?

2 Comments - Add Comment

Reply