Rekap Sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo Episode 17 & Preview Episode 18 (2016)

Berhubung banyak yang request sinopsis Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo, baiklah, mari kita sajikan di Curcol.Co 🙂 Tapi karena sudah terlewat banyak, saya akan tulis ‘rekap’ sinopsisnya saja, bukan full sinopsis seperti biasanya. Oke? Nah, di episode 17 ini, pangeran ke-empat Wang So (Lee Joon Gi) akhirnya diangkat menjadi raja, Raja Gwangjong (atau raja keempat). Untuk bagian pemerintahannya, sejauh ini mengikuti sejarah aslinya, dimana di awal pemerintahan ia menjalankan tugasnya dengan baik, dengan dibantu oleh pangeran ke-tigabelas Baek Ah (Nam Joo Hyuk) serta Hae-Soo (IU). Namun lama kelamaan ia mulai bersikap kejam, dengan memerintahkan untu membunuh semua orang yang tidak mengakui kekuasaannya, terutama yang mendukung almarhum Raja Jeongjong. Simak deh (rekap) sinopsis drama korea Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo episode 17 selengkapnya di bawah ini.

Dok. gambar dan video © SBS of Korea Selatan

Sinopsis Episode 17

Episode dibuka dengan Hae Soo kembali istana setelah bertemu dengan Wang So dan Woo Hee (Seoyoung), melaporkan tentang gerakan pangeran ke-empat Wang So pada Raja Jeongjong. Hae Soo mengeluh bahwa raja tidak menjaga janjinya pada rakyat Baekje. Saat Hae Soo mengatakan dia akan berhenti menjadi mata-mata Jeongjong, raja mengancam akan memberitahu Baek Ah bahwa Hae Soo adalah anak buahnya. Hae Soo pun tidak bisa berbuat apa-apa.

Di malam hari, Raja Jeongjong terbangun dari tidurnya. Kondisi sekitar terlihat gelap dan menakutkan. Tiba-tiba ia mulai melihat bayangan yang tampak seperti pangeran ke-sepuluh Wang Eun (Byun Baek Hyun). Tidak itu saja, ia juga mendengar suara Wang Eun memohon untuk mengampuni hidupnya, persis seperti apa yang Wang Eun katakan sebelum ia dan istrinya meninggal (episode 16). Panah yang sebelumnya diberikan oleh pangeran ke-14 Wang Jung (Ji Soo) (yang berasal dari tubuh Wang Eun) terjatuh di kakinya. Raja kemudian melihat penampakan ayahnya dan lantas mengalami serangan jantung. Sementara itu, di luar istana, Wang So, Baek Ah, dan anak buah mereka, dengan pakaian dan topeng serba hitam, terlihat sedang mengamati istana.

Esok harinya, pangeran ke-8 Wang Wook (Kang Na Heul) mendapati raja tergeletak di tanah. Ia segera memanggil dokter kerajaan, namun terpikir dalam benaknya untuk memanfaatkan kesempatan itu untuk menjadi raja. Ia pun pergi keluar, berniat untuk mengumpulkan pendukungnya. Tanpa diduga, Wang So bersama pasukannya sudah berada di luar istana.

Adegan flashback muncul. Hae Soo akhirnya menuruti keinginan Wang So untuk menjadi raja. Namun ia meminta Wang So berjanji untuk tidak membunuh saudara-saudaranya. Ia melakukannya.

Raja kemudian terjaga. Ia memanggil Hae Soo dan memintanya membawakan teh obatnya. Melihat Hae Soo yang gemetar, raja menanyakan apakah teh tersebut sudah diracun. Dia lalu mulai menyalahkan Hae Soo tentang segala sesuatu yang telah terjadi kepadanya. Tak lama, Ibu Ratu menemui raja dan memberitahu mengenai pemberontakan yang dilakukan oleh Wang So. Ia meminta raja untuk turun takhta dan mengangkat pangeran ke-14 Wang Jung (Ji Soo) sebagai penggantinya. Raja yang merasa dikhianati lantas mengusir ibunya pergi.

Putri Yeon Hwa (Kang Han Na) telah merencanakan sesuatu dan ibunya, Ratu Hwangbo (Jung Kyung Soon), mengatakan bahwa ia akan mengikuti rencana itu. Yeon Hwa mengatakan bahwa ia ingin menguasai dunia dan ibunya mengatakan dia akan membuang Wang Wook demi keinginan anaknya. Saat Wang So menyerang istana bersama dengan Baek Ah dan General Park Soo Kyung (Sung Dong Il), Yeon-Hwa bukannya berusaha mengusir mereka, melainkan justru menyambutnya.

Raja Jeongjong masih tetap menyalahkan Hae Soo atas apa yang terjadi. Ia bertanya salah apa yang sudah ia lakukan sehingga semua itu terjadi. Ia lalu menanyakan pada Hae Soo kepada siapa ia harus menurunkan takhtanya. Setelah menuliskan surat wasiatnya, raja hendak memberikannya pada Hae Soo. Namun ia kembali terkena serangan jantung dan meninggal pada saat itu juga dengan mata terbuka, sementara surat wasiat itu masih terselip di tangannya tanpa sempat dibaca oleh Hae Soo.

Beberapa saat kemudian Wang So datang. Melihat raja yang telah mati dengan surat wasiat di tangannya, ia menanyakan apakah Hae Soo sudah membacanya. Hae Soo menjawab tidak. Wang So pun mengambilnya dan membaca isi wasiat tersebut lalu merobeknya. Ibu Ratu Yoo (Park Ji Young) dan yang lainnya datang dan Hae Soo tiba-tiba memberi salam hormat pada raja yang baru, Wang So. Ibu Ratu kebingungan melihatnya. Wang So lantas memberitahunya bahwa saudaranya telah menurunkan takhtanya kepadanya sebelum ia meninggal.

Akhirnya Wang So dinobatkan menjadi Raja Gwangjong, tanpa melalui pertumpahan darah. Namun kini keluarga Yeon Hwa mendorong Yeon Hwa untuk menjadi ratu, dengan ibunya mengatakan kepada Wang Wook agar menjaga jarak dari keluarga kerajaan sementara Yeon Hwa meminta dukungannya. Di sisi lain, Hae Soo bertekad untuk mengubah raja Gwangjong menjadi raja yang baik dan tidak kejam.

Engkau tidak akan dikenang dalam sejarah sebagai raja berdarah, aku akan membantumu.

Usai Wang So dinobatkan, General Park berpamitan kepadanya, berniat untuk kembali ke kampung halamannya. Ia beralasan bahwa ia sudah jenuh dengan kehidupan kerajaan dan berulangkali melihat penampakan putrinya saat ia berada di istana, sehingga ia sudah tidak kuat lagi berada di sana. General Park pun berpesan agar Wang So menjadi raja yang baik dan bijaksana sehingga dapat dibanggakan pada Raja Taejo saat mereka bertemu kembali nanti.

Raja Gwangjong akhirnya mengatakan pada Hae Soo bahwa tidak ada tulisan apa pun di surat wasiat Raja Jeongjong. Belum jelas apakah memang benar begitu atau raja berbohong pada Hae Soo. Hae Soo tidak mempermasalahkannya dan memastikan bahwa ia akan tetap menemani raja.

Di awal pemerintahannya, Raja Gwangjong melakukannya dengan cukup baik. Ia juga menjalani kehidupan barunya sebagai raja dengan bahagia bersama Hae Soo dan Baek Ah. Masalah mulai muncul ketika Ibu Ratu mempertanyakan pada Hae Soo apakah benar raja (Jeongjong) turun takhta untuk Wang So. Meski Hae Soo mengiyakan, tapi ibu ratu tetap tidak mempercayainya. Terlebih, Raja Gwangjeong kemudian meminta ibu ratu dan Wang Jung untuk menanyakannya sendiri pada raja Jeongjong di akhirat jika masih tidak percaya.

Kejadian tersebut membuat gosip bahwa pangeran ke-4 bukanlah pewaris sejati raja mulai beredar di istana. Raja Gwangjong merespon dengan memerintahkan untuk membunuh semua pelayan istana dan pejabat yang masih setia terhadap raja Jeongjong. Choi Ji Mong (Kim Sung-Kyun) kaget mengetahui hal tersebut. Sementara itu, Woo Hee membunuh menteri luar negeri dan Chae Ryung (Jin Ki-Joo) memutuskan untuk tinggal di Damiwon dan menjadi mata-mata. Dia lalu bertemu dengan pangeran ke-9 Wang Won (Yoon Sun Woo) untuk membahas sesuatu, namun sepertinya ada yang sedang diam-diam mengawasi mereka.

Wang Wook tidak bisa menerima kenyataan bahwa Wang So kini telah mendapatkan takhta dan juga Hae-Soo. Dengan kesal, ia menghancurkan gelang pemberiannya pada Hae Soo lalu memberitahu Yeon Hwa bahwa ia akan membantunya menjadi ratu.

Yeon Hwa kemudian menemui Hae Soo dan mengatakan kepadanya bahwa ia akan menjadi ratu dan anaknya kelak akan menjadi putra mahkota. Sedangkan Wang Wook menemui raja dan memintanya untuk menikahi Yeon Hwa demi menyatukan kembali keluarga. Raja Gwangjong menolak, mengatakan bahwa ia sudah berjanji untuk menikahi seseorang. Tahu yang dimaksud adalah Hae Soo, Wang Sook memberitahunya bahwa secara hukum kerajaan, seorang raja tidak bisa menikahi seseorang yang memiliki bekas luka. Dan faktanya, Hae Soo memiliki bekas luka itu (karena ulah dirinya sendiri) pada saat ia dipaksa untuk menikah dengan Raja Taejo. Dengan demikian, kecuali raja mengubah hukum yang berlaku, maka selamanya ia tidak akan bisa menikah dengan Hae Soo.

Preview Episode 18

Berikut ini adalah video preview episode 18 dari drakor Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo:

» Sinopsis eps 18 selengkapnya

2 Comments - Add Comment

Reply