Pengalaman Bermain di Trans Studio Mini Maguwoharjo, Yogyakarta

Mudik ke Yogyakarta tahun ini saya luangkan waktu sejenak untuk mampir ke Transmart Maguwoharjo dan melihat-lihat seperti apa penampakan Trans Studio Mini di sana. Mall alias pusat perbelanjaan dengan konsep 4-in-1 milik Trans Corp ini berdiri sejak tanggal 31 Maret 2017 lalu dan bertempat di Jalan Raya Solo KM 8 No. 234, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Jaraknya sekitar 4 km setelah Ambarukmo Plaza (Amplaz), berdekatan dengan Bandar Udara Internasional Adisutjipto yang ada di KM 9.

Karena konsep dan juga struktur bangunan yang hampir sama di setiap cabang Transmart, saya tidak akan membahas mengenai ketiga lantai yang ada di bawah area Trans Studio Mini. Lantai dasar sudah pasti ditempati oleh beraneka restoran, kafe, stand penjual makanan atau minuman ringan, bank Mega, dan lain-lain. Sedang untuk lantai 1 dan 2 merupakan wilayah supermarket dan departemen store.

Trans Studio Mini menempati area di lantai teratas alias lantai 3. Selain berbagai macam wahana dan mesin permainan arcade, juga ada beberapa stand restoran, toilet, musholla, dan bioskop mini. Yang sedikit bikin iri, bioskop di Trans Studio Mini Maguwoharjo adalah CGV Cinemas / Blitz, yang acap menayangkan judul-judul film yang berbeda dengan jaringan XXI.

Ada penampakan Menara Eiffel

 

Jumlah mesin permainan di tempat yang mengusung tema Paris ini sedikit lebih banyak jika dibandingkan yang ada di Surabaya, khususnya di Transmart Rungkut. Ada beberapa permainan yang tidak ditemui di cabang Surabaya. Salah satunya adalah Circus Ball Drop, yang biasanya ada di Timezone.

Sebagian besar biaya permainan serupa dengan yang ada di Surabaya. Beberapa pengecualian seperti Slam-A-Winner dan Hole-In-One yang dibandrol lebih mahal, berturut-turut Rp 5.500,- dan Rp 4.900,- per sesi permainan; atau mesin game andalan saya, Tower Crane, yang sebaliknya, bisa dimainkan dengan biaya yang lebih murah, Rp 4.900,-. Pun demikian dengan pengaturan jackpot. Sebagian besar mirip, tapi ada pula yang berbeda. Seperti Tower Crane dan Galaxy yang hanya memberikan (minimal) 200 jackpot tiket.

Yang mengejutkan dan membuat saya sedikit tersenyum licik adalah biaya penukaran souvenir yang relatif lebih mahal ketimbang di Surabaya. Saya tidak sempat mencatat daftarnya karena kondisi TKP pada saat itu yang cukup ramai, tapi sekedar perbandingan, action cam bernilai 44000 tiket, dan sepeda balap bernilai 75000 tiket. Di Surabaya? Berturut-turut hanya senilai 27000 tiket dan 60000 tiket. Di sisi lain, souvenir yang berupa permainan Lego KW lebih banyak pilihannya.

Baca Juga: Daftar dan Biaya Penukaran Souvenir Trans Studio Mini

Untuk permainan wahana sama persis dengan yang ada di Trans Studio Mini Surabaya.

Dari segi lokasi yang bisa dibilang berada di pinggiran kota Yogyakarta, saya tidak bisa memastikan apakah Transmart Maguwoharjo ini bakal meraih kesuksesan. Namun konsep 4-in-1 yang dibawanya memang memiliki keunggulan tersendiri. Saya pribadi kini lebih memilih untuk mendatangi Transmart ketimbang pusat-pusat perbelanjaan lainnya seperti Galaxy Mall atau Plaza Surabaya. Selain lokasinya yang tidak terlalu jauh dari tempat saya tinggal, areanya yang tidak terlalu luas juga sudah ‘to-the-point’ menyediakan apa yang saya butuhkan (makanan, kebutuhan sehari-hari, dan hiburan).

Bagaimana menurut pendapat teman-teman?

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply