Cara Isi Ulang PLN Prabayar

Sejak diterapkan beberapa tahun lalu, revolusi sistem pembelian listrik dengan metode prabayar ala pulsa handphone (dinamakan juga sistem listrik pintar) memang mendapat respon yang cukup positif dari masyarakat. Sistem yang awalnya dikembangkan untuk mempermudah proses pembayaran penggunaan listrik rumah tangga dan meminimalisir adanya kesalahan catat atau kecurangan dari pihak petugas PLN ini terbukti juga memberikan manfaat lainnya. Salah satu yang dirasakan masyarakat adalah kini mereka dapat melakukan penghematan biaya pengeluaran karena dari awal sudah dapat mengontrol penggunaan listrik mereka.

Tentu saja tidak ada sistem yang tanpa cela. Di sisi lain, pengguna listrik yang tidak teliti dalam mengawasi sisa pulsa yang mereka miliki bisa saja mengalami kesulitan mendadak, ketika pulsa prabayar mereka habis di saat tengah membutuhkan. Sehingga mau tidak mau, masyarakat juga harus proaktif dalam mengawasi sisa pulsa mereka atau mengatur fungsi alarm pada meteran listrik melalui kode rahasia meteran PLN prabayar yang telah disediakan.

Ngomong-ngomong soal pembelian pulsa listrik pintar, seperti disebutkan di postingan sebelumnya, ada tiga cara untuk melakukan isi ulang pulsa listrik prabayar. Yaitu dengan melalui kantor pos, bank, dan mitra bank (atau loket Payment Point Online Banking). Untuk mitra bank, salah satu yang saya tahu adalah melalui beberapa jaringan minimarket, seperti Alfamart dan Indomaret.

Untuk pembelian isi ulang PLN prabayar melalui bank sendiri dapat dilakukan di banyak bank. Namun untuk penggunaan layanan e-banking atau layanan khusus seperti ATM dan SMS banking hanya dapat dilakukan di bank tertentu saja. Untuk SMS Banking misalnya, hanya bank Bukopin saja yang mendukung. Sedangkan untuk internet banking baru bank BPRKS (BPR Karyajatnika Sadaya). Terakhir, untuk ATM, kita dapat menggunakan ATM Bank Bukopin, BPRKS, BNI, Mandiri, NISP, dan BCA.

Cara isi ulang PLN prabayar tidaklah sulit. Untuk pembelian pulsa listrik di kantor pos maupun di mitra bank, kita cukup menyebutkan nomer meter (nomer seri meteran listrik) yang terpasang di tempat kita serta jumlah pulsa listrik yang ingin dibeli. Sedang untuk pembelian via ATM kita tinggal mengakses menu yang telah tersedia. Berikut ini detil langkah-langkahnya:

Untuk ATM Mandiri:
1. Pilih Pembayaran/Pembelian
2. Pilih Multi Payment
3. Ketik “30300”
4. Masukkan No Meter (11 nomor)
5. Masukkan Nominal Pembelian
6. Ketik “1”

Untuk ATM BCA:
1. Pilih Transaksi Lainnya
2. Pilih Voucher isi Ulang
3. Pilih Lainnya
4. Pilih PLN Prepaid
5. Masukkan nomor Meter (11 nomor)
6. Pilih Nominal Voucher
7. Tekan Benar / Salah

Untuk ATM BNI
1. Pilih Pembayaran
2. Pilih PLN
3. Pilih PLN PRABAYAR
4. Pembelian Token
5. Masukan No meter (11 nomor, tambahkan “0” di depan no meter)
6. Pilih jenis “0”
7. Pilih Nominal Pembelian

Untuk ATM Bukopin:
1. Pilih ISI ULANG PULSA DAN LISTRIK
2. Pilih LISTRIK / PLN
3. Masukan Nomor Meter (11 nomor)
4. Pilih Nominal Pembelian

Untuk ATM NISP:
1. Pilih MENU LAINNYA
2. Pilih PULSA ISI ULANG DAN PLN
3. Pilih PLN PRABAYAR
4. Masukan Nomor Meter (11 nomor)
5. Pilih Nominal Pembelian

Untuk ATM BRI:
1. Pilih Transaksi Lainnya
2. Pilih Pembayaran
3. Pilih PLN
4. Pilih Prabayar
5. Masukkan Nomor Meter (11 nomor)
6. Tekan Benar/Salah
7. Pilih Nominal Token / Voucher
8. Tekan Benar / Salah

Setelah melakukan pembelian, baik melalui kantor pos, payment point, maupun bank, Anda akan mendapatkan kode pulsa listrik prabayar yang berupa kode 20 angka. Sesuai dengan aturan dari masing-masing jenis meteran, inputkan ke-20 angka tersebut ke dalam meteran untuk menambah pulsa listrik prabayar Anda. Mudah, bukan?

Terakhir, jangan lupa bahwa pulsa yang Anda beli nilainya bukanlah rupiah melainkan kWh. Terdapat juga potongan-potongan seperti biaya administrasi dan pajak. Secara umum, besaran kWh yang Anda dapatkan adalah total nilai pulsa (dalam rupiah) setelah melalui potongan dan dikonversi ke kWh. Simak gambar ilustrasi di bawah ini untuk lebih jelasnya.

Ilustrasi pembelian pulsa listrik prabayar senilai Rp 100.000,-

Ilustrasi pembelian pulsa listrik prabayar senilai Rp 100.000,-

Ilustrasi pembelian pulsa listrik prabayar senilai Rp 300.000,-

Ilustrasi pembelian pulsa listrik prabayar senilai Rp 300.000,-

Semoga bermanfaat dan selamat mengisi ulang 🙂

Reply