Beautiful Mind, Drama Medis Cantik Yang Ternoda

Jika nila setitik saja bisa membuat rusak susu sebelanga, bagaimana jika nila yang ada jumlahnya lebih dari satu titik? Sayangnya, inilah yang saya rasakan setelah menyimak 6 episode perdana drama korea Beautiful Mind yang dibintangi oleh Jang Hyuk dan Park So-dam. Dengan latar cerita dunia medis yang kental berbalut kisah misteri pembunuhan dalam dunia kepolisian, seharusnya drakor ini bisa secantik judulnya. Namun, sekali lagi, sayangnya, banyak adegan-adegan aneh bin tidak masuk akal yang membuat aneka scene rumah sakit di sinetron kejar tayang Indonesia terasa tidak lagi absurd.

Dok. gambar dan video © KBS2 of Korea Selatan

Sinopsis Singkat

poster_beautifulmind

Kita bahas dulu yuk ceritanya. Alkisah, ada seorang dokter bedah otak jenius bernama Lee Young Oh (Jang Hyuk) yang bekerja di Hyun Sung Hospital, RS elit dengan jaringan nasional. Ia adalah anak angkat dari Lee Gun-myung (Heo Joon-ho), kepala pusat cardio cerebrovascular di rumah sakit yang sama, serta tunangan dari Kim Min-jae (Park Se-Young), juga bekerja di tempat yang sama. Yang tidak diketahui oleh orang lain, termasuk juga para pekerja di RS tersebut, Young Oh mengidap penyakit kejiwaan semacam anti-social disorder dimana ia sama sekali tidak memiliki empati alias tidak bisa merasakan perasaan orang lain. Oleh sebab itu, sejak kecil Gun-myung mengajarkannya cara mengamati tanda-tanda pada wajah dan tubuh orang lain untuk mengetahui perasaan yang sedang dialami oleh orang tersebut.

Sebuah kasus pembunuhan yang diselubungkan sebagai kecelakaan tabrak lari mempertemukan Gye Jin Sung (Park So-Dam), seorang polisi lalu lintas, dengan Young Oh. Dengan berbagai kejadian misterius yang satu persatu bermunculan (jasad yang ditukar, jantung korban yang hilang, dan sebagainya), kemungkinan terlibatnya orang dalam, serta tewasnya satu demi satu orang-orang yang terkait dengan kasus tersebut, membuat situasi menjadi kian pelik.

Jin Sung sendiri adalah mantan pasien di rumah sakit Hyun Sung. Ia jatuh hati pada Hyun Suk-joo (Yoon Hyun-min), dokter bedah jantung yang dulu menanganinya. Ia juga menjalin hubungan yang cukup dekat dengan Shin Dong Jae (Kim Jong Soo), direktur RS tersebut, yang telah menganggapnya sebagai anak sendiri. Penanganan kasus menjadi permasalahan personal bagi Jin Sung setelah Dong Jae ikut meninggal dengan misterius pasca menyelidiki kasus pembunuhan tersebut.

Berikut trailer dari serial drama korea Beautiful Mind:

KDrama ini tayang di stasiun TV KBS mulai tanggal 20 Juni 2016 hingga 20 Agustus 2016 mendatang dengan jumlah episode sebanyak 16 buah. Beberapa pemain lain di antaranya adalah Oh Jung-se (Kang Hyun Joon, direktur Hyun Sung Hospital Foundation), Ryu Seung-soo (Kim Myung Soo), Yoon Jae Myung (No Seung Chan, kepala divisi pembunuhan), Min Sung Wook (So Ji Yong), Lee Jae Ryong (Chae Soon Ho), Ha Jae Sook (Jang Moon Kyung), dan Kim Do Hyun (Kwon Duk Joong).

Aneh Tapi Nyata

Berikut beberapa adegan aneh yang ada di serial Beautiful Mind dan sukses membuat kenyamanan menonton menjadi berkurang. For me at least.

  • Di ruang operasi, pada saat operasi berlangsung, dokter dan staf yang terlibat banyak ngobrol dan terkadang bercanda meski proses operasi belum benar-benar usai.
  • Sebagai seorang polisi lalu lintas biasa, Jun Sung dapat leluasa melakukan penyelidikan di rumah sakit tanpa surat tugas dan hanya berbekal ID polisi. Termasuk melakukan penggeledahan ruangan, melihat rekaman CCTV, dan menangkap orang hanya berdasaran laporan tanpa bukti. Plus itu semua dilakukan di luar jam tugasnya (karena sudah berganti pakaian bebas).
  • Berkaitan dengan poin di atas, kepala bagian penyelidikan pembunuhan membiarkan Jun Sung bertindak karena angkat tangan dengan status rumah sakit Hyun Sung yang elite. Kalau memang elit dan ditakuti, bukannya malah seharusnya dicegah untuk berbuat semaunya ya?
  • Terjadi penahanan dokter kepala operasi pada saat operasi masih berlangsung, tanpa terlebih dahulu direncanakan atau dikonfirmasi apakah ada dokter pengganti pelaksana operasi tersebut atau tidak.

Intinya sih begini, alih-alih membuat cerita menjadi menarik, elemen kepolisian di serial ini malah membuat cerita menjadi aneh dan seolah dipaksakan. Padahal awalnya saya cukup berharap pada Beautiful Mind, mengingat drakor Doctors yang juga sedang tayang saat ini lebih kental nuansa dramanya ketimbang nuansa medisnya. Sedangkan saya sendiri lebih tertarik dengan kisah dunia medis ketimbang drama percintaan yang paling begitu-begitu saja ceritanya. Oh ya, sejauh ini, untuk ratingnya sendiri masih naik turun, belum stabil seperti Doctors yang terus mengalami peningkatan.

Cuplikan adegan di Beautiful Mind episode 1

Cuplikan adegan di Beautiful Mind episode 1

Bagaimana menurut pendapat teman-teman yang lain? Sama ilfilnya dengan saya atau merasa hal-hal yang disebutkan di atas biasa aja keuleus?

Reply